Jateng Perlu Tiru Objek Wisata Tumpang Menoreh  

20240701112800 IMG

TEMPAT WISATA. Komisi B DPRD Provinsi Jateng menyambangi ‘Tumpang Menoreh’ di Kulon Progo Provinsi DI. Yogyakarta, Senin (1/7/2024). (foto bintari setia)

YOGYAKARTA – Komisi B menyambangi salah satu destinasi wisata di Provinsi DI. Yogyakarta yakni Tumpeng Menoreh, Senin (1/7/2024). Tempat yang terletak di daerah Kulon Progo itu memiliki daya tarik tersendiri dengan wisata alamnya sehingga banyak wisatawan berkunjung kesana. 

Tumpeng Menoreh tersebut merupakan destinasi wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sehingga pengelolaannya harus benar benar diawasi agar tepat sasaran. Banyak keunikan dan keindahan yang terhampar disana seperti tampak 4 gunung yang mengelilingi yakni Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Gunung Sumbing. 

Sarno, Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng, mengaku cukup takjub dan tertarik dengan apa yang ada di Tumpeng Menoreh. Ia berharap tempat seindah itu ada di Jateng agar mampu meningkatkan potensi wisata yang ada.

“Saya merasa tempat seindah ini harus dikelola dengan sangat baik karena ini sumber pendapatan dan mampu meningkatkan potensi wisata yang ada di daerah Kulon Progo. Jateng pun harus memiliki tempat tempat wisata yang sebagus ini agar tidak kalah dengan Provinsi lain,” terangnya, sambil menikmati pemandangan sekitar.

Untuk itu, lanjut dia, potensi desa wisata di Jateng perlu terus digenjot guna meningkatkan potensi sektor pariwisata. Ada beberapa desa wisata di Jateng yang letaknya hampir sama dengan Tumpeng Menoreh.

“Kita tahu sudah banyak BUMDes di Jateng yang bergerak di sektor pariwisata, khususnya desa wisata, yang perlu terus dioptimalkan agar mampu membuat tempat seperti ini. Apalagi, Jateng juga memiliki banyak gunung yang cukup menarik untuk dibuat destinasi wisata,” tandasnya. (tyas/ariel)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).