Indek Pembangunan Pemuda di Wonogiri Cukup Baik

Pemuda1

PIMPIN PERTEMUAN : Ketua rombongan Komisi E Muh Zen memimpin pertemuan dengan Disporapar Wonogiri.(foto: priskilla tyas)

WONOGIRI – Komisi E berharap peran pemuda bisa ditingkatkan. Terlebih di Jateng sudah memiliki sebuah payung hukum yakni Perda No 4/2021 tentang Pembangunan dan Pengembangan Pemuda Jateng. Oleh karena itu, Komisi E pada Rabu (31/1/2024), berkunjung ke Kantor Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri. Rombongan dipimpin anggota Muh Zen diterima oleh Kepala Disporapar Wonogiri Haryanto. Kunjungan itu dimaksudkan untuk melihat perkembangan indeks pembangunan pemuda (IPP) di Wonogiri.

Muh Zen menjelaskan, peran yang strategis dan potensi besar yang dimiliki oleh pemuda memerlukan adanya pengembangan secara terencana, terarah, terpadu dan berkelanjutan ditambah dengan kondisi dimana jumlah pemuda di Jawa Tengah sebanyak 21,95 persen dari jumlah penduduk Jawa Tengah.

“Terdapat beberapa kondisi dan tantangan yang dihadapi oleh pemuda saat ini seperti kurangnya pembinaan dan motivasi dari pemerintah, kurangnya kemampuan dan inisiatif pemuda, kurangnya kesadaran pemuda, serta rendahnya tingkat pendidikan,” jelasnya.

Menambahkan Anggota Komisi Lainnya Joko Hariyanto dan Jasiman serta Messy Widyastuti mengapresiasi adanya Impres (Ikatan Mahasiswa Berprestasi) di Wonogiri yang ikut membangun kepemudaan menjadi semakin baik kedepannya.

“Pada zaman yang serba canggih dan serba mudah baiknya pemuda memanfakan keadaan saat ini menjadi investasi masa depan dan mengangkat nama daerah mereka dan menghindari hal – hal yang negative,” jelas mereka.

Menanggapi hal itu Kepala Disporapar Hariyanto mengungkapkan evaluasi kepemudaan yang ada di Wonogiri sesuai IPP sudah bergerak positif. Hanya saja untuk jumlah pemuda yang ada di Wonogiri lebih sedikit dibandingkan dengan kabupaten lainnya.

“Jumlah SDM pemuda yang tercatat, tidak lain karena sedikitnya  perguruan tinggi yang ada di Wonogiri, hal ini bisa menjadi solusi ke depan untuk Wonogiri sendiri mempunyai tempat pendidikan tinggi agar banyak SDM pemuda yang berminat kuliah di Kabupaten Wonogiri,” jelas Haryanto.

Pemuda sebagai generasi penerus harapan bangsa menjadi subjek utama untuk kemajuan negara. Dalam pengembangan kepemudaan tentunya membutuhkan payung hukum dan wadah yang dapat difungsikan untuk mengatur agar para pemuda tidak salah mengambil langkah demi tujuan untuk kemajuan bangsa.(tyas/priyanto)

Berita Terkait

  • Dewan Dukung Pengembangan Jasa dan Perdagangan Solo

    SURAKARTA – Pertumbuhan ekonomi di Kota Surakarta ditopang oleh industri perdagangan dan industri kreatif. Hal ini mendapatkan dukungan dari Komisi B DPRD Jateng saat berkunjung di Kantor Bappeda Jalan Jenderal Sudirman No 2, Kota Surakarta, Senin (5/8/2019).

  • Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Perlu Dipermudah

    SRAGEN – Anggota Komisi C DPRD Jateng Agung Budi Margono berharap proses pembayaran pajak oleh masyarakat perlu dipermudah. Hal tersebut mengingat tingkat kepatuhan membayar pajak pada Tahun 2022 masih sekitar 75%. Sehingga harus dicari formulanya agar tingkat kepatuhan bisa meningkat di Tahun 2023.

  • Karantina Hasil Pertanian Perlu Mekanisme Ketat

    YOGYAKARTA – Sekretaris Komisi B DPRD Jawa Tengah Muhammad Ngainirichard menginginkan ada mekanisme karantina serta pendataan secara baik setiap produk pertanian, perikanan, peternakan hingga hewan peliharaan yang masuk di Provinsi Jawa Tengah. Dengan mekanisme secara ketat, segala jenis produk yang keluar masuk daerah dapat teridentifikasi jelas. Dengan demikian bila ada yang membawa bakteri penyakit bisa segera teratasi

  • DPRD Terima Aspirasi FUI Jateng

    TERIMA ASPIRASI : Ketua Komisi E Abdul Hamid menerima aspirasi dari FUI Jateng di Ruang Rapat Pimpinan, lantai 1, Gedung DPRD.(foto: rvan ramayudha) GEDUNG BERLIAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menerima audensi dari Forum Umat Islam (FUI) Jawa Tengah…

  • Pelayanan di BRT Bawen Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

    UNGARAN – Guna memastikan pelaksanaan protokol kesehatan di fasilitas umum, Komisi D DPRD Jateng melaksanakan peninjauan halte bus rapid transit (BRT) Trans Jateng di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (2/3/2021). Tinjauan dilaksanakan dengan berkeliling dan memantau secara langsung pelaksanaan pelayanan di terminal tipe A tersebut.

  • Dipantau, Kesiapan Sragen Hadapi Bencana Banjir

    SRAGEN – Bencana banjir masih menjadi permasalahan yang kerap terjadi di Kabupaten Sragen. Untuk itu, Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor BPBD Kabupaten Sragen, Jumat (3/10/2025), guna mendapatkan informasi sejauh apa kegiatan mitigasi bencana yang sudah dilakukan selama ini.