HPN 2019: Harus Tetap Suarakan Kebenaran

IMG 20190325 WA0011

MUNGKID -.Kota Mungkid Kabupaten Magelang menjadi tuan rumah perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 tingkat Jawa Tengah yang dilaksanakan pada 21 hingga 23 Maret. Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono berharap organisasi jurnalis semakin maju dengan tetap menyuarakan kebenaran.

“Diharapkan pula, ada penguatan peran jurnalis untuk merawat semangat kebangsaan sekaligus mengedukasi masyarakat dengan berita informasi yang menghibur dan menyejukan,” kata Politikus Golkar itu, Sabtu (23/3/2019).

Dalam acara itu, ia juga mengapresiasi gelaran HPN 2019 yang meriah di Mungkid. “Jajaran DPRD Jateng mengapresiasi kawan-kawan PWI Jateng atas kegiatan tersebut. Semoga, dengan bertumbuhnya usia, PWI Jateng semakin bersinergi dengan pemerintah, baik tingkat kota/ kabupaten, provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Saat acara dimulai, Ketua PWI Kabupaten Magelang Bagyo Harsono dalam sambutannya menjelaskan kegiatan diikuti oleh pengurus PWI kabupaten dan kota. Acara dimulai dengan arung jeram pada Kamis (21/3/2019) dan pada hari berikutnya peserta mengikuti one day tour bareng Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) pada Jumat (22/3/2019). Kegiatan tersebut mengelilingi sejumlah destinasi dan potensi wisata mulai dari Candi Pawon, Candi Mendut, Air Terjun Kedung Kayang, Ketep Pass, dan Wisata Agro Petik Buah Stroberi di Desa Banyuroto Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. 

“Kegiatan itu sengaja mengajak mereka (para pengurus PWI se-Jateng) berkeliling ke sejumlah destinasi wisata di luar Candi Borobudur. Kami yakin mereka sudah tahu dan pernah ke Candi Borobudur, karena itu mereka kami ajak ke destinasi lainnya,” jelas Bagyo.

Sementara, Sekretaris PWI Jateng Isdiyanto mengatakan pihaknya sangat berterima kasih atas sambutan dan support terutama jajaran pemerintah Kabupaten Magelang yang bersedia mendukung acara HPN tingkat Provinsi Jawa Tengah sepenuhnya. Pj. Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto juga mengaku sangat apresiatif dengan gelaran HPN 2019 di Mungkid. Karena, HPN masuk dalam rangkaian kegiatan pemkab yakni perayaan HUT Kota Mungkid ke-35 yang jatuh pada 23 Maret. 

“Karenanya, persiapkan segala sesuatu semaksimal mungkin. Berikan pelayanan yang baik agar setelah selesai mereka membawa pengalaman yang akan berkesan,” kata sekda.

Untuk diketahui, peringatan HPN ke-73 itu juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Jateng Ahmadi. Acara HPN 2019 tersebut merupakan hasll kolaborasi PWI Kabupaten Magelang bersama PWI Jateng bersinergi dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Magelang. (atson/ariel)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Program ‘Revola Jateng Optimis’

    BANJARNEGARA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Setya Ari Nugroho mendukung Program Revolusi Lahan atau ‘Revola Jateng Optimis,’ yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut dia program yang bertujuan menghidupkan sejumlah lahan tidur yang sudah bertahun-tahun menjadi kembali produktif merupakan langkah tepat guna mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat

  • Dipantau, Revitalisasi Jembatan Dengkeng Klaten

    KLATEN – Perbaikan Jembatan Dengkeng di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten penting untuk menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di jalur Karangwuni hingga batas Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Infrastruktur yang menjadi penghubung antarwilayah tersebut kini mulai direvitalisasi dengan pembangunan jembatan baru

  • Komisi E Pantau Kualitas Belajar Mengajar di SMA 1 Kedungwuni

    KAJEN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menyoroti kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman bagi peserta didik. Hal itu menjadi fokus Komisi E ke SMA Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026), untuk menggali masukan, data, dan informasi pendidikan di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII

  • Penyelenggaraan Jalan Provinsi Jateng Perlu Regulasi Lebih Tegas

    SUKOHARJO – Tingginya mobilitas masyarakat, meningkatnya beban angkutan logistik, dan kebutuhan menjaga kualitas ribuan kilometer jalan provinsi menjadi alasan Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong lahirnya regulasi baru tentang penyelenggaraan jalan. Aturan itu dinilai penting untuk memastikan pengelolaan jalan lebih terarah, berkelanjutan, sekaligus memperjelas kewenangan antarinstansi