Peningkatan Jalan Galeh–Ngrampal Sragen Dongkrak Ekonomi Warga

IMG

PANTAU JALAN. Komisi D DPRD Provinsi Jateng memantau proyek Jalan Galeh–Ngrampal di Kabupaten Sragen, Selasa (4/8/2026). (foto azam hanif adin)

SRAGEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng berharap proyek peningkatan Jalan Galeh–Ngrampal di Kabupaten Sragen mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Sragen dan Grobogan itu dinilai memiliki peran strategis karena menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan akses menuju Exit Tol Sragen Timur.

Harapan tersebut disampaikan saat Komisi D meninjau lokasi proyek pada Selasa (4/8/2026). Wakil Ketua Komisi D, Joko Purnomo, menegaskan pembangunan infrastruktur jalan harus menjadi prioritas karena berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi barang dan jasa.

“Peningkatan kualitas jalan akan membuka peluang tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, khususnya di wilayah berbasis pertanian,” ujarnya.

IMG

Menurut Joko perbaikan ruas Galeh–Ngrampal mampu mempercepat arus transportasi, menekan biaya logistik, dan meningkatkan daya saing komoditas pertanian dari kawasan tersebut. Selain mendukung aktivitas ekonomi warga, proyek itu juga sejalan dengan pembahasan Raperda Penyelenggaraan Jalan Provinsi yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas jaringan jalan provinsi.

Ruas Galeh–Ngrampal selama ini menjadi jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Gesi dan Tanon di Kabupaten Sragen dengan Kecamatan Kradenan di Kabupaten Grobogan. Kawasan tersebut dikenal sebagai sentra produksi padi, jagung, dan tebu sehingga keberadaan jalan yang layak dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil panen.

Jalan itu juga menjadi akses menuju Exit Tol Sragen Timur di kawasan Pungkruk. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, distribusi komoditas pertanian diharapkan semakin efisien dan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk lokal hingga tingkat regional maupun nasional.

IMG

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga & Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jateng Temmy Purboyono menjelaskan paket peningkatan Jalan Galeh–Ngrampal mencakup penanganan sepanjang 700 meter pada ruas jalan provinsi hasil alih kewenangan dari jalan kabupaten. Nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp 6.098.665.000 dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender, terhitung mulai 10 Juli hingga 31 Desember 2026.

Sementara itu, Balai Wilayah Jalan (BWJ) Purwodadi menyampaikan progres pekerjaan di lapangan saat ini baru mencapai 0,39%. Tahapan yang sedang berlangsung masih berupa survei lapangan, penetapan batas pekerjaan, dan joint survey untuk menentukan area pelaksanaan sebelum konstruksi fisik dimulai.

Anggota Komisi D, kata Siswanto, berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal sebelum akhir Desember 2026 sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Penyelesaian proyek tersebut juga diharapkan memperkuat konektivitas Jalur Tengah Jateng, khususnya antara Kabupaten Sragen dan Kabupaten Grobogan. (ashar/red.)

Info Lainnya