Hindari Covid-19, Poskestren Harus Tetap Dijaga

IMG 20211115 WA0004

BAHAS POSKESTREN. Muh. Zen dalam dialog di Studio TVRI Jateng, Jumat (12/11/2021), membahas poskestren selama pandemi. (foto humas)

SEMARANG – Meski pandemi mulai mereda, namun Program Jogo Tonggo di masyarakat masih perlu dijalankan sebagai langkah menghindari penyebaran Covid-19. Tak terkecuali di lingkungan pondok pesantren (ponpes), yang kini dibangun Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) agar disiplin protokol kesehatan (protkes) selalu dipatuhi.

Demikian disampaikan Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng Muh. Zen, saat dihubungi, Senin (15/11/2021). Dikatakannya, dalam acara Variety Show TVRI Jateng pada Jumat (12/11/2021) lalu dengan subtema ‘Menyiapkan Poskestren sebagai Bagian dari Kewaspadaan Kesehatan Santri, selama ini ponpes cukup disiplin menerapkan protkes.

“Soal pesantren, ada kearifan lokal disana, mulai dari kyai, guru, ustadz, dan para santrinya. Saya rasa semua sudah memenuhi standar kesehatan. Apalagi kalau sudah Poskestren,” katanya.

Ia mengaku sepakat dengan adanya Poskestren tersebut karena keberadaannya mampu menjaga sekaligus mendisplinkan semua pihak yang ada di ponpes. Dengan begitu, Program Jogo Tonggo secara otomatis bisa berjalan di setiap ponpes karena pada prinsipnya program itu saling menjaga satu sama lain.

“Mungkin, untuk menghindari penyebaran Covid-19, aturan protkes lebih diketatkan. Dari situ, semua bisa saling menjaga. Jaga kyai, jaga santri,” harapnya.

Soal Jogo Tonggo, ia menilai program tersebut masih layak untuk dijalankan masyarakat. Karena, program itu merupakan salah satu upaya membangun komunikasi yang baik antar masyarakat, mulai dari tingkat paling bawah hingga tingkatan atas.

“Dalam Jogo Tonggo itu, semua harus saling menjaga, saling mengingatkan, saling membantu, dan bergotong royong. Ada atau tidaknya Covid-19, program tersebut sangat baik,” ungkapnya. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • Pansus Dorong Investasi dengan Berkunjung ke Gudang SID

    PERTEMUAN. Jajaran pansus bertemu dengan manajemen PT Semen Indonesia dIstributor PT SID. (foto choirul amin) KLATEN – Guna mencari data dan masukan mengenai Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah tentang Perubahan Bentuk Hukum PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah Panitia Khusus…

  • DIALOG PROAKTIF: Helmy Janji Kawal Penyaluran Aspirasi Masyarakat

    JEPARA – Berbicara tentang Jepara, tidak lepas dari kata ukiran dan juga wisata pesisir utara Laut Jawa. Tak dipungkiri salah satu wisata unggulan di Jepara adalah Pantai Bandengan. Namun tidak banyak tahu kalau di Jepara juga ada salah satu objek wisata unggulan. Terletak di Desa Bucu, Kecamatan Kembangan, ada air terjun yang eksotis. Namanya air terjun Songgolangit.

  • Bahas Inovasi Daerah Hingga ke Tanjung Pinang Kepri

    TANJUNG PINANG – Komisi E DPRD Jateng melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Kota Tanjung Pinang, Selasa (2/7/2019), guna mendapatkan data dan informasi mengenai inovasi daerah. Saat bertemu dengan Kabid Litbang Bappelitbang Kepri Soekarno, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jateng Joko Purnomo mengatakan pengembangan inovasi daerah itu selalu berkelanjutan sehingga setiap daerah dituntut untuk mempunyai inovasi yang melibatkan segala aspek penting atau kekhasan dari daerah tersebut.

  • DPRD Optimis Tahun Anggaran 2022 Membaik

    SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman bersyukur kelembagaan wakil rakyat ini mampu mengawal sejumlah agenda penganggaran untuk masuk pada pembahasan RAPBD 2022. Keputusan DPRD ini tidak melenceng dari amanah Permendagri No 27/2021. Hal ini diungkapkannya saat mewakili Ketua DPRD Bambang Kusriyanto guna menutup Bimbingan Teknis DPRD Jateng perihal “Impelementasi Permendagri No 27/2021 tentang Penyusunan APBD 2022”, Selasa (26/10/2021).