DPRD Rembang & Pemalang Bertamu ke Gedung Berlian

1 atamu2

TERIMA TAMU : Kasubbag Protokol Bagian Humas Yohan Fitriadi menerima kunjungan DPRD Kabupaten Rembang dan DPRD Kabupaten Pemalang.(foto: ariel novriadi)

GEDUNG BERLIAN – Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng menerima kunjungan DPRD Kabupaten Rembang dan DPRD Kabupaten Pemalang yang membidangi infrastruktur, Rabu (17/2/2021), di Ruang Banggar Lantai 4 Gedung Berlian.

Saat berdiskusi, Mursid selaku Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Rembang menanyakan perihal membedah/strategi tata kelola Raperda Pertanggungjawaban APBD 2020 dan persoalan infrastruktur milik pemprov di Kabupaten Rembang.

Menanggapi hal itu, Kasubbag Protokol Bagian Humas Setwan Provinsi Jateng Yohan Fitriadi menyampaikan pihaknya akan menampung dan meneruskan hal tersebut kepada Komisi D. Ia juga mengakui saat ini DPRD Provinsi Jateng belum menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD Jateng 2020, disamping itu curah hujan yang tinggi di Jawa Tengah akhir-akhir ini mengakibatkan banjir dan longsor.

Terkait Raperda Pertanggungjawaban APBD, sampai saat ini DPRD Provinsi Jawa Tengah belum menerima, kemudian terkait masukan-masukan bidang infrastruktur baik di Rembang maupun Pemalang akan disampaikan kepada Komisi D.

Kemudian, Fahmi Hakim selaku Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang menyampaikan soal pengelolaan aset milik pemprov yang berada di Kabupaten Pemalang, saat ini digunakan sebagai Kantor Kecamatan Ampel Gading, telah mengalami beberapa kerusakan.

“Selain soal aset pemprov, permohonan bantuan untuk perkuatan fisik di sepanjang aliran Sungai Comal dan Bendungan Sokawati yang berada di Kecamatan Ampel Gading,” kata Fahmi.

Menanggapi soal sektor infrastruktur di Kabupaten Pemalang itu, Tim Ahli Komisi D Andiyono memaparkan beberapa data dan informasi dari Komisi D. Salah satunya mengenai kegiatan Komisi D bersama SKPD terkait meninjau kondisi jembatan-jembatan penghubung dan Jalan Provinsi yang mengalami kerusakan akibat banjir yang terjadi di Jawa Tengah.

“Kami akan meneruskan hal itu ke Ketua komisi, harapannya kita bersama Pemprov dan Pemda bisa saling sinergi, sehingga pada tahun mendatang banjir yang melanda akibat luapan Sungai Comal bisa teratasi,” kata Andiyono.(atson/ariel)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).