Diskusikan Potensi PAD di Balai PSDA Pemali Comal

IMG

SOAL PENDAPATAN. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Balai PSDA Pemali Comal Dinas PUPR di Kota Tegal, Senin (4/5/2026), membahas mengenai pendapatan. (foto r. ariel)

TEGAL – Dalam rangka pengkayaan data untuk penyusunan Raperda Pajak Daerah & Retribusi Daerah, Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyoroti sejumlah potensi PAD. Termasuk, potensi yang ada di Balai PSDA Pemali Comal Dinas PUPR Provinsi Jateng, Kota Tegal.

Saat berdiskusi, Senin (4/5/2026), Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto mengatakan pihaknya perlu mengetahui sisi pendapatan di Balai PSDA. Dengan begitu, setiap balai nantinya juga dapat berkontribusi untuk PAD.

“Disini, kami ingin melakukan pengkayaan data kaitannya dengan pajak dan retribusi daerah. Dengan begitu, kami bisa mengetahui potensi PAD yang dihasilkan,” katanya.

Mendengarnya, Kasubbag TU Balai PSDA Pemali Comal Andy Radityo Krida Susilo mengaku sangat berterimakasih atas kunjungan Komisi C. Harapannya, dari hasil diskusi dengan Dewan, maka potensi PAD dapat tergarap maksimal.

Soal pendapatan, Anung Hayu Anindityo selaku Ketua Kelompok Kerja Pengendalian & Pendayagunaan SDA Balai PSDA Pemali Comal menjelaskan ada beberapa upaya dalam peningkatan PAD. Yakni, optimalisasi pemanfaatan aset yang tidak menunjang tupoksi dengan sistem sewa dan kerjasama seperti kerjasama lahan Waduk Malahayu dengan Pemkab Brebes dan perjanjian sewa lahan Embung Larangan Brebes dengan kelompok masyarakat.

“Kami juga mengusulkan perubahan/ kenaikan tarif retribusi sesuai Pergub Nomor 35 Tahun 2024 seperti jembatan untuk usaha besar tarif lama per meter persegi sebesar Rp 50.000 dan usulan tarif baru sebesar Rp 75.000,” kata Anung.

Datanya menyebutkan, secara persentase pencapaian pendapatan pada 2025 sebesar Rp 765,71 juta atau 100,04% dari target. Hingga 30 April 2026, dari target Rp 770 juta baru tercapai Rp 121,97 juta atau 15,84%.

Mendengar paparan itu, Bambang Haryanto mengatakan persoalan perizinan perlu berkolaborasi dengan OPD lain. Dengan begitu, bisa membantu untuk menggenjot pencapaian target pendapatan. (ariel/red.)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Program ‘Revola Jateng Optimis’

    BANJARNEGARA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Setya Ari Nugroho mendukung Program Revolusi Lahan atau ‘Revola Jateng Optimis,’ yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut dia program yang bertujuan menghidupkan sejumlah lahan tidur yang sudah bertahun-tahun menjadi kembali produktif merupakan langkah tepat guna mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat

  • Dipantau, Revitalisasi Jembatan Dengkeng Klaten

    KLATEN – Perbaikan Jembatan Dengkeng di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten penting untuk menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di jalur Karangwuni hingga batas Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Infrastruktur yang menjadi penghubung antarwilayah tersebut kini mulai direvitalisasi dengan pembangunan jembatan baru

  • Komisi E Pantau Kualitas Belajar Mengajar di SMA 1 Kedungwuni

    KAJEN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menyoroti kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman bagi peserta didik. Hal itu menjadi fokus Komisi E ke SMA Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026), untuk menggali masukan, data, dan informasi pendidikan di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII

  • Penyelenggaraan Jalan Provinsi Jateng Perlu Regulasi Lebih Tegas

    SUKOHARJO – Tingginya mobilitas masyarakat, meningkatnya beban angkutan logistik, dan kebutuhan menjaga kualitas ribuan kilometer jalan provinsi menjadi alasan Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong lahirnya regulasi baru tentang penyelenggaraan jalan. Aturan itu dinilai penting untuk memastikan pengelolaan jalan lebih terarah, berkelanjutan, sekaligus memperjelas kewenangan antarinstansi