LEBARAN 2026: Warga Jateng Naik 325 Bus Mudik Gratis

IMG 20260316 WA0032

LEPAS MUDIK. DPRD & Pemprov Jateng melepas keberangkatan 325 armada bus dalam program Mudik Gratis Lebaran 2026 di Lapangan Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (16/3/2026). (foto boy priyanto)

JAKARTA – Gubernur Ahmad Luthfi resmi melepas keberangkatan 325 armada bus dalam program Mudik Gratis Lebaran 2026 di Lapangan Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (16/3/2026). Program tahunan itu merupakan kolaborasi Pemprov Jateng, Bank Jateng, Baznas, dan sejumlah instansi lainnya.

​”Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, mudik Lebaran gratis 325 bus nanti masuk wilayah Jateng. Semoga selamat sampai tujuan,” ujar Ahmad Luthfi saat melakukan prosesi flag-off pada pukul 10.00 WIB.

​Kegiatan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari DPRD Provinsi Jateng. Ketua Komisi A, Imam Teguh Purnomo, menegaskan bahwa program itu adalah bukti nyata kehadiran negara bagi warga perantau.

​”Pemerintah tetap harus hadir bagi warganya. Warga yang bekerja di Jakarta tetaplah warga Jateng. Mudik gratis adalah upaya konkret membantu mereka di perantauan,” kata Imam di sela-sela acara.

​Senada, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Messy Widiastuti menyoroti dampak positif program itu terhadap manajemen lalu lintas. Dengan estimasi 17 juta orang yang akan masuk ke Jateng tahun ini, mudik kolektif dinilai efektif mengurangi kepadatan.

“Mudiknya jadi terfokus, tidak terpencar-pencar. Ini sangat membantu kelancaran lalu lintas secara keseluruhan,” jelas Messy.

​Terkait kesiapan jalur, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah memastikan infrastruktur di wilayah Jatehg telah siap menyambut lonjakan kendaraan. “Infrastruktur di Jateng sudah mulus dan siap memperlancar arus lalu lintas bagi pemudik,” kata Ida, sapaannya.

​Selain moda bus, Pemprov Jateng juga menyiapkan transportasi kereta api untuk mengurai kepadatan di jalan raya. Armada kereta api sebanyak 17 rangkaian dengan kapasitas 1.288 penumpang. Jadwal keberangkatan pada 17 Maret 2026 dari Stasiun Pasar Senen dengan tujuan Stasiun Solo Balapan dan Semarang Poncol.

​Untuk menjamin keamanan, Pemprov Jateng telah mengaktifkan Posko Terpadu Lebaran 2026 yang beroperasi sejak 13 Maret hingga 30 Maret mendatang. Posko itu berfungsi sebagai pusat komando koordinasi pengamanan dan penanganan darurat, mulai dari kendala medis hingga kemacetan lalu lintas.

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh para kepala daerah dari 35 kabupaten/ kota se-Jateng, termasuk Bupati Kendal dan Plh. Bupati dari wilayah Pekalongan, Banjarnegara, Kudus, Tegal, Brebes, dan Purworejo. (romdon/red.)

Berita Terkait

  • Komisi C Bahas Kinerja PDAB Tirta Utama

    SLAWI – PD Air Bersih Tirta Utama merupakan perusahaan pengelola air bersih dengan bahan baku yang melimpah dan murah. Dengan kondisi itu, DPRD Provinsi Jateng berharap perusahaan daerah tersebut mampu meminimalisir kendala dan mengoptimalkan pengelolaan dari hulu hingga hilir, termasuk pendistribusiannya ke daerah-daerah yakni perusahaan-perusahaan daerah air minum (PDAM) di kabupaten/ kota.

  • DIALOG RADIO: DPRD Ajak Bijak & Cerdas Bermedia

    BREBES – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jateng mengajak DPRD berdialog mengenai ‘Cerdas Bermedia dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Media’ di Studio Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Singosari FM Kabupaten Brebes, Kamis (27/8/2020). Dalam dialog yang disiarkan secara live itu, Komisioner KPID Dini Inayati menjelaskan bahwa konten media sosial (medsos) sekarang ini harus terarah sehingga hasilnya dapat menjadi bijak dan cerdas saat bermedia.

  • Miliki E Report, JDIH Setwan Jateng Jadi Terbaik

    JAKARTA – Ketua DPRD Sumanto mengaku bangga atas pencapaian dari Sekretariat DPRD yang mampu mempertahankan dedikasi sehingga tetap menjadi terbaik dalam raihan Jaringan Dokumentasi & Informasi Hukum Nasional (JDHN) 2024 Awards. Penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI itu menjadi tolok ukur dari kerja keras selama ini sehingga JDIH milik Setwan Jateng selalu menjadi rujukan dan percontohan dari daerah lain.