Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto Tutup Usia

IMG 20230403 WA0013

PROSESI. Acara penghormatan terakhir kepada Almarhum Bambang Kusriyanto di Posko PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Senin (3/4/2023). (foto setyo herlambang)

UNGARAN – Alunan Gugur Bunga mengiringi kepergian Ketua DPRD Provinsi Jateng H. Bambang Kusriyanto, BSc. Tampak para elit parpol Jateng hadir di Posko PDI Perjuangan Kabupaten Semarang dengan wajah sendu, Senin (3/4/2023).

Suasana ‘merah’ memadati di sekitaran posko tersebut. Dalam posko terlihat Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto dan beberapa Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI/ DPRD Provinsi Jateng/ Kabupaten Semarang, Gubernur Ganjar Pranowo, Wagub Taj Yasin, Sekda Sumarno, Pimpinan DPRD Provinsi Jateng, beberapa kepala daerah, pejabat Forkompinda Jateng, KNPI Pusat dan daerah, kader/ simpatisan, dan tamu-tamu lainnya.

Dalam upacara penghormatan terakhir itu, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jateng Saiful Hadi bertindak sebagai pembawa acara dan pembacaan ‘Dedication of Life’ oleh Stephanus Sukirno. Dilanjut dengan menyanyikan hymne PDI Perjuangan.

Kemudian, pembacaan riwayat hidup Alm. Bambang Kusriyanto oleh Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. Dari pihak keluarga, sambutan diwakilkan oleh Bupati Semarang Ngesti Waluyo.

Sementara dari DPRD Provinsi Jateng, wakil ketua Sukirman membacakan sambutan resminya. Dikatakan, semua pihak kini merasa kehilangan sosok dan figur pemimpin yang pantas ditiru.

“Kita disini berduka cita atas kehilangan orang yang kita cintai, figur pemimpin yang mengedepankan rasa persaudaraan. Atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Jateng, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian beliau,” kata Sukirman didampingi Wakil Ketua DPRD lainnya Heri Pudyatmoko, Ferry Wawan Cahyono, dan Quatly Abdulkadir Alkatiri.

Ia juga mengatakan, saat awal memimpin, almarhum Bambang Kusriyanto merupakan figur pemimpin yang mengedepankan kedisplinan. Dengan sikap itu, pihaknya menjalankan kinerja kedewanan dengan lebih baik dan tepat waktu.

“Perjuanganmu akan kami lanjutkan untuk mengentaskan kemiskinan di Jateng. Dengan semboyan beliau ‘Ojo Dumeh’ mengajarkan untuk lebih peduli kepada ‘wong cilik.’ Suri tauladan itulah yang akan kami teruskan,” pungkasnya.

Sementara, Ganjar Pranowo mengatakan loyalitas almarhum sangat tinggi sehingga semasa hidup integritasnya layak dicontoh. Ia juga mengaku kagum dengan sikap dan cara berkomunikasinya sehingga mampu membuat semua pihak nyaman menjalin relasi.

“Disaat terakhir, saya menyempatkan diri untuk menjenguk beliau. Dari sorot matanya menunjukkan bahwa beliau sangat ingin berkomunikasi. Kita sama-sama berharap apa yang beliau perjuangkan bisa kita lanjutkan,” kata gubernur.

Giliran dari DPD PDI Perjuangan Jateng, Wakil Sekretaris Sumanto memberikan sambutannya. Pada kesempatan itu, ia berharap semua pihak dapat memaafkan sekaligus melanjutkan perjuangannya.

“Sugeng tindak Mas Bambang Kusriyanto,” ucapnya.

Sebagai informasi, Bambang Kusriyanto meninggal dunia pada Minggu (2/4/2023) di RSUD Ungaran. Politikus senior Jateng yang biasa dipanggil Bambang Kribo itu dimakamkan di TPU Donoloyo Kabupaten Semarang, Senin (3/4/2023). (ariel/priyanto

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.