MUSRENBANGWIL: Jalan Pesisir Timur Butuh Perhatian Serius

IMG

MUSRENBANGWIL: Wakil Ketua DPRD Quatly Alkatiri dan Gubernur Ganjar Pranowo memimpin musrenbangwil di Rembang.(foto: setyo herlambang)

REMBANG – Gelak tawa menghiasi usulan aspirasi yang disalurkan masyarakat baik secara daring dan luring, dalam rangkaian agenda Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Jekutibanglor (Jepara, Kudus, Pati, Rembang dan Blora) di Pendapa Museum RA Kartini, Rembang, Kamis (16/3/2023).

Fokus peningkatan infrastruktur menjadi pembahasan hangat, terlebih banyak akses jalan utama dan alternatif dengan kondisi cukup memprihatinkan sering berdampak kemacetan yang cukup panjang. Sebagai informasi, Musrembangwil Jekutibanglor dihadiri jajaran forkopimda provinsi Jawa Tengah di antaranya, Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Quatly Alkatiri juga juga Wakil Ketua Komisi E Abdul Aziz.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Jateng Quatly Alkatiri juga menegaskan peningkatan jalan nasional wilayah Kudus – Pati – Rembang – Blora menjadi fokus utama pembangunan. Selain itu fokus, pengembangan sektor industri juga menjadi perhatian utama mengingat daerah pesisir utara banyak potensi yang bisa dikembangkan mulai dari perikanan, tambak garam hingga potensi tenaga surya.

“Fokus peningkatan jalan nasional merupakan salah satu sektor yang terus ditingkatkan, terlebih jalan Nasional dan jalur alternatif masih sering dilalui masyarakat terutama arah Kudus – Pati – Rembang. Selain itu sektor industri juga menjadi concern utama, mengingat daerah pesisir banyak potensi digali dan dikembangkan,” ujar politikus F PKS.

Senada, Gubernur Ganjar Pranowo terkait permasalahan infrastruktur menjadi fokus utama pembangunan. Usulan masyarakat yang masuk melalui kanal e-Musrenbang sudah masuk 14.717 usulan, dengan total usulan anggaran Rp22,1 triliun. Nantinya, semua usulan itu akan diklasifikasi mana yang menjadi prioritas.

“Peningkatan infrastruktur juga menjadi prioritas pembangunan karena juga menjadi penggerak utama roda perekonomian. Ada desk yang menerima usulan, hal yang bersifat teknis antara kabupaten/kota. Maka akan dibuat draft skala prioritas beserta anggaran yang dibutuhkan. Sehingga kemampuan juga akan disesuaikan dengan usulan,” kata dia.(tyo/priyanto)

Berita Terkait

  • Penerimaan Pajak di Kendal Turun

    KENDAL – Penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) di Kabupaten Kendal mengalami penurunan. Data Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) setempat mencatat, pada 2020 lalu target penerimaan PKB sekitar Rp 109 miliar dengan realisasi Rp 105 miliar.

  • Pentingnya Pemeriksaan Keuangan Daerah 2025

    JAKARTA – Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto didampingi Wakil Ketua DPRD Mohamad Saleh dan Sekretaris DPRD Provinsi Jateng Urip Sihabudin menghadiri acara Entry Meeting atas pemeriksaan Laporan Keuangan Daerah Tahun 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Wilayah V, Kamis (2/4/2026). Acara itu digelar di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

  • Rapat Paripurna Virtual Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

    GEDUNG BERLIAN – Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 2020 ini diselenggarakann secara virtual dengan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh peserta dan panitia sebelumnya menjalani Rapid Test untuk menjamin seluruh agenda rapat berlangsung sehat, aman, dan nyaman dari pandemi Covid-19.

  • Sukirman Serap Aspirasi Warga Blado Batang

    BATANG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman menemui kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga dalam acara reses penyerapan aspirasi di Kecamatan Blado Kabupaten Batang, Selasa (11/8/2020). Dalam pertemuan itu, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi mengenai pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.