Bansos Listrik di Pagongan Kabupaten Tegal Dipantau

IMG 20230308 WA0017

PANTAU BANTUAN. Komisi D DPRD Provinsi Jateng memantau sambungan listrik di Desa Pagongan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, Rabu (8/3/2023). (foto soni dinata)

TEGAL – Komisi D DPRD Provinsi Jateng berharap program bantuan sosial (bansos) pemasangan sambungan listrik bagi warga kurang mampu bisa bermanfaat secara menyeluruh di seluruh Jateng. Sorotan itu disampaikan Ketua Komisi D DPRD, Alwin Basri, dalam kegiatan tinjauan hasil pemasangan sambungan (instalasi) listrik di Desa Pagongan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, Rabu (8/3/2023).

Turut mendampingi Kepala Cabang Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng Wilayah Slamet Utara Dwi Suryono dan Kepala Desa (Kades) Pagongan Kurniawan. Di Desa Pagongan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, Komisi D melihat warga kurang mampu sudah bisa menikmati aliran listrik untuk kebutuhan rumah tangga.

“Kami ke sini (Pagongan) untuk melihat program Dinas ESDM Tahun Anggaran 2022 soal bansos sambungan listrik atau listrik murah. Dengan bansos pemasangan listrik rumah itu, warga bisa terbantu, khususnya mereka yang selama ini mengandalkan listrik dari sambungan rumah sekitar seperti mereka dari keluarga miskin,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Dewan meninjau beberapa rumah yang dipasang instalasi listrik seperti rumah milik Rinto, warga setempat. Ia mengaku sangat terbantukan dengan pemasangan instalasi listrik tersebut. 

Dalam bantuan itu, bagi tiap rumah yang masuk pendataan pemasangan instalasi, mendapatkan paket pemasangan daya ditambah pulsa Rp 20.000, 2 lampu, 1 saklar, dan 1 stop kontak. Pemasangan tersebut sama sekali tidak dikenakan biaya.

“Jangan sampai ada dana yang dipungut dari warga kurang mampu dalam pemasangan itu,” tegas Alwin.

Sementara, Dwi Suryono Kepala ESDM Wilayah Slamet Utara menjelaskan untuk Desa Pagongan sendiri, dari pengajuan 4 titik dalam anggaran murni 2022 dan 2 dalam anggaran perubahan, semuanya terealisasi dan sangat bermanfaat sekali. “Tentunya, hal itu juga tidak lepas upaya Perangkat Desa saat melaksanakan verifikasi,” kata Dwi didampingi Kurniawan selaku Kades Pagongan. (con/ariel)

Berita Terkait

  • FGD WARTAWAN: Media di Era Disrupsi

    SEMARANG – Perubahan model bisnis kini telah mempengaruhi sejumlah aspek, tidak terkecuali bisnis media massa. Hal itu menjadi sorotan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Media di Era Disrupsi.’

  • BPTP Perlu Majukan UPT Pertanian Daerah

    UNGARAN – Belakangan ini penguatan produksi pertanian lokal di Jawa Tengah begitu diminati kalangan masyarakat dengan banyaknya pemesanan bibit tanaman. Inilah yang mendorong jajaran Komisi B DPRD Jateng bertandang ke Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Litbang Pertanian Jateng Kementerian Pertanian di Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (27/05/2021).