Jateng Terbaik dalam Pengendalian Inflasi se Jawa-Bali

IMG 20260608 WA0051

TERIMA AWARD. Gubernur Jateng menerima penghargaan dalam ajang ‘Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026’ di Grand Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026). (foto bintari setiawati)

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Jateng kembali menorehkan prestasi. Jateng dinobatkan sebagai ‘Daerah dengan Kinerja Terbaik dalam Pengendalian Inflasi tingkat Regional Jawa-Bali’ pada ajang ‘Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026’ yang digelar Kemendagri.

Penghargaan diserahkan Kemendagri dalam acara yang berlangsung di Grand Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026). Gubernur Ahmad Luthfi hadir langsung menerima penghargaan tersebut.

Selain pengendalian inflasi, Kemendagri juga memberikan apresiasi atas pencapaian Pemprov Jateng di sektor strategis lain. Diantaranya, penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, kreativitas pembiayaan, dan pengurangan pengangguran.

1000984582

Wakil Ketua Komisi A Mukafi Fadli yang hadir mewakili Ketua DPRD menyampaikan apresiasinya atas raihan itu. “Reward tersebut sangat penting sebagai pemacu adrenalin bagi para kepala daerah agar terus bekerja maksimal dan secara substantif para kepala daerah tentu akan mendapatkan nama baik di mata masyarakat,” ujar Mukafi.

Ia menambahkan capaian Jateng tidak lepas dari kerja sama semua pihak. Penghargaan itu diharapkan jadi motivasi bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot untuk terus meningkatkan pelayanan.

“Khusus untuk Jateng, hal tersebut menjadi pengalaman penting bagi penyelenggara pemerintah, baik di provinsi maupun kota, untuk terus bekerja keras dalam upaya mengentaskan kemiskinan, mensejahterakan masyarakat, menggeliatkan ekonomi, memperbaiki infrastruktur, dan pada akhirnya apa yang menjadi cita besar masyarakat Jawa Tengah bisa terwujud,” tegasnya.

Sementara, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan penghargaan itu adalah buah kerja kolektif seluruh elemen pemerintah daerah. “Kerja keras seluruh elemen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan melayani masyarakat,” kata gubernur.

Dalam hal ini, DPRD Provinsi Jateng berkomitmen terus mengawal kebijakan pemprov agar capaian positif tersebut berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. DPRD juga mendorong agar kinerja baik di bidang inflasi diikuti akselerasi di sektor lain demi mewujudkan Jateng yang sejahtera, berdikari, dan berkeadilan. (danik/red.)

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.