MEDIA TRADISIONAL: Inovasi Seni Boleh tapi Jangan Tinggalkan Pakem

WhatsApp Image 2022 07 11 at 08.25.44

KESENIAN TRADISIONAL : Anggota DPRD Jateng M Henry Wicaksono menjadi pembicara pada Media Tradisional di Temanggung.(foto: dewi sekarsari)

TEMANGGUNG – Seni mudah untuk masuk ke sendi-sendi peradaban. Meski zaman berkembang dengan pesat, toh seni masih bisa bertahan meski harus masuk pada arah modernisasi. Lantas bagaimana dengan manusianya? Supaya bisa mempertahankan seni maka diciptakanlah inovasi-inovasi seni  supaya tetap menjadi nilai yang luhur.

Bahasan ini mengemuka dalam dialog parlemen media tradisional “Nguri-uri Kebudayaan Khas Temanggung” di Desa Gandu, Kecamatan Tembarak, Temanggung, (10/7/2022). Dalam acara itu turut ditampilkan kesenian tradisional seperti musik angklung, tarian kuda lumping, serta tari bako dan topeng.

Anggota DPRD Jateng M.Henry Wicaksono yang hadir sebagai pembicara dalam dialog tersebut menerangkan kesenian daerah yang ada di setiap desa atau daerah merupakan kekayaan yang luar biasa. Kesenian yang berasal dari tradisi leluhur bisa dijaga sampai sekarang.

Peran para pelaku seni menjadi sangat penting, karena dengan berbagai inovasinya kesenian tradisional temanggung dapat dinikmati sampai sekarang, tentunya inovasi yang ada tidak merubah pakem, artinya inovasi yang ada justru memperkaya kesenian tidak merusak seni tradiasional.

“Saya kira banyak pelaku seni di Temanggung melakukan inovasi untuk melestarikan kesenian tidak hanya angklung, ada juga kesenian kuda lumping yag khas temanggung banyak, tiap desa lebih dari 3-5 kesenian. Ini kekayaan kita yg memang harus terus dikembangkan, harus terus diupayakan inovasi sehingga tiap tahun ada dinamika yang unggul. Intinya kita harus support teman-teman dan mengembangkan inovasi tanpa meninggalkan tradisi yang ada, inilah mengapa kita anjurkan inovasi ini tidak merubah pakem yang ada sejak dulu”, terang Sekretaris Komisi C.

Sependapat, Ahmad Khudlori, tokoh muda Temanggung pecinta seni, yang juga hadir sebagi pembicara menambahkan anak-anak muda sebagai generasi mendatang harus dikenalkan dengan kesenian tradisional. Menurutnya bagaimana bisa memikat anak-anak muda agar mau berperan aktif dalam kesenian adalah dengan berinovasi terhadap kesenian tersebut sehingga mudah diterima dan dinikmati oleh anak-anak muda.

“Saya selaku pemerhati dan org yg mencintai kesenian berharap akan terus lestari, tanggung jawab kita sebagai pemuda harus bisa nguri-uri kebudayaan, kita melestarikan dan ikut terjun didalamnya, tentunya dengan berbagai macam inovasi  yang tidak merusak pakem cerita dari nilai dan tatanan seni tersebut, spt tari bako dikembangkan dengan berbagai macam kolaborasi tarian, tapu tetap pada pakemnya, ini jadi bisa identitas dari tarian di temanggung”, tambahnya.

Pembicara lain Parsidi, ketua paguyuban angklung juga mengatakan, seni tradisional yang berinovasi tidak bisa meninggalkan pakem.(cahyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Disorot, Rasio NPL di BPR BKK Jateng Cabang Banjarnegara

    BANJARNEGARA – Hingga Agustus lalu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loans/NPL) di BPR BKK Jateng Cabang Banjarnegara tercatat pada angka 43,64%. Realisasi NPL itu masih berada di atas batas Rencana Bisnis Bank (RBB) Agustus 2026 sebesar 43,28% maupun target penurunan NPL pada RBB Desember 2026 sebesar 38,65%

  • Anak Muda Perlu Ikut Berperan dalam Pembangunan Daerah

    GEDUNG BERLIAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomika & Bisnis Unnes berbondong-bondong mendatangi Gedung Berlian, Selasa (22/9/2026). Kedatangan mereka bukan untuk berunjuk rasa tapi ingin menimba ilmu mengenai lembaga legislatif

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Resmi Dilantik, Kaukus Perempuan Parlemen Jateng 2025–2030

    GEDUNG BERLIAN — Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Daerah Provinsi Jateng Masa Jabatan 2024–2029 resmi dilantik, Rabu (16/9/2026), bertempat di Lobby Kantor DPRD Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan No. 7 Kota Semarang. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP RI) Badikenita BR. Sitepu yang disaksikan oleh Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 7 September 2026 – 13 September 2026 Ruang…