• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

DPRD: Jangan Panik & Khawatir, Stok Pangan Cukup

14/04/2022
in BERITA, PIMWAN
DPRD: Jangan Panik & Khawatir, Stok Pangan Cukup

BICARA HARGA. Bondan Marutohening berbicara mengenai harga kebutuhan pokok masyarakat dan antisipasi lonjakan harga dalam FGD di Wujil Convention Hal. (foto priyanto)

UNGARAN – Beberapa pekan menjelang Lebaran, masyarakat diminta tidak panik mengenai kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok masyarakat. Pemerintah terus berupaya menjaga kestabilan harga lewat operasi pasar maupun pemantauan stok barang.

Hal ini mengemuka dalam acara Focus Group Discussion (FGD) “Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga Bahan Pokok Menjelang Lebarang” di Wujil Convention Hall, Kabupaten Semarang, Kamis (14/4/2022). Mewakili Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Maruto Hening mengungkapkan siklus kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok setiap tahun selalu terjadi terutama menjelang hari besar keagamaan.

Sekarang ini pula, kenaikan harga sudah terjadi, terlebih pada minyak goreng. Untuk harga daging ayam maupun sapi sementara ini belum begitu naik secara drastis.

DPRD sudah meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang supaya benar-benar menjaga harga tidak naik melebihi batas ambang kewajaran. Faktor pemicu kelangkaan dan lonjakan bagan pokok biasanya peningkatan permintaan, distribusi tidak lancer dan psikologi konsumen.

“Kami minta pemantauan ketat terutama pada distributor maupun agen besar di Kabupaten supaya tidak memainkan harga melalui stok. Jangan sampai ada aksi penimbunan. Pemkab jangan sampai lengah,” ucapnya.

Dalam FGD tersebut, Bambang Kusriyanto turut mengikuti diskusi melalui virtual aplikasi Zoom Meeting.

Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (KUMPP) Kabupaten Semarang dalam pemantauan di 33 pasar tradisional menyebutkan kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok masih relatif aman pada kisaran 5 sampai 10 persen. Kebutuhan pokok masyarakat yakni gula, beras, tepung terigu, minyak goreng, garam, telur, margarine, susu dan elpiji.

Kepala Dinas KUMP Heru Cahyono menyebutkan hanya harga minyak goreng belum stabil. Diprediksikan kenaikan harga masih bisa terjadi lagi beberapa hari menjelang Lebaran. Pemerintah berupaya menjaga kestabilan kenaikan harga dengan tidak melebihi ambang normal yakni 25 persen.

“Dalam beberapa hari ini kami pantau melalui inspeksi mendadak (sidak). Harga minyak goreng masih mengalami kenaikan, walaupun Pemerintah Pusat sudah mencanangkan Harga Eceran Tertinggi (HET). Nyatanya harganya belum bisa standar, yakni Rp18 ribu sampai Rp 20 ribu per liter untuk kemasan premium,” ucapnya.

Selain minyak, kenaikan harga juga terjadi pada kedelai sebagai bahan baku utama tempe dan tahu, yakni dari Rp 11 ribu per kilogram menjadi Rp 12 ribu per kilogram. Meski begitu, stok kedelai diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Kebutuhan pokok lain yang mengalami kenaikan, lanjutnya, adalah telur ayam ras sebesar Rp 25 ribu per kilogram, sedangkan stoknya masih mencukupi karena Kabupaten Semarang merupakan salah satu sentral penghasil telur di Jawa Tengah. Ditambahkan, daging sapi juga mengalami kenaikan harga menjadi Rp 115 ribu. Harga cabai merah besar Rp 52 ribu per kg, cabai merah kriting 51 ribu per kg.

Selanjutnya, rencana operasi pasar tetap ada. Pihaknya sudah meminta distributor maupun agen-agen besar supaya tidak menimbun. Terbukti menimbun, izin dagang langsung dicabut. Secara keseluruhan stok atau ketersediaan bahan pokok masih mencukupi. Pihaknya akan menggelar sidak bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir. Saat ini, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Kementerian Perdagangan RI untuk menggelar kembali operasi pasar. (cahya/priyanto)

Tags: bambang kusriyantobondan marutoheningDPRD JatengDPRD Kabupaten Semaranggedung berlianJateng Gayengpimwansetwan
Previous Post

Kabupaten Rembang & Kota Pekalongan Diskusikan LKPj & Tatib

Next Post

Rekomendasi DPRD Wajib Ditindaklanjuti Kepala Daerah

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Komisi A Studi Komparasi Strategi Pencegahan Konflik Sosial ke Kesbangpol Jawa Barat
BERITA

Komisi A Studi Komparasi Strategi Pencegahan Konflik Sosial ke Kesbangpol Jawa Barat

04/03/2026
Samberambe Dinilai Mampu Kelola Jadi Desa Wisata Mina Padi
BERITA

Samberambe Dinilai Mampu Kelola Jadi Desa Wisata Mina Padi

04/03/2026
Puluhan Jamaah Ikuti Tarawih Keliling di DPRD Jateng
PIMWAN

Puluhan Jamaah Ikuti Tarawih Keliling di DPRD Jateng

02/03/2026
ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran
BERITA

ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran

25/02/2026
Komisi E Monitoring Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sragen
BERITA

Komisi E Monitoring Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sragen

25/02/2026
Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik
BERITA

Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik

25/02/2026
Next Post
Rekomendasi DPRD Wajib Ditindaklanjuti Kepala Daerah

Rekomendasi DPRD Wajib Ditindaklanjuti Kepala Daerah

SOSIALISASI NON-PERDA: Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi

SOSIALISASI NON-PERDA: Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah