LPPL Gema Soedirman Pertahankan Nilai Siaran Lokal

WhatsApp Image 2022 04 01 at 02.55.10

PERTEMUAN : Jajaran Komisi A saat bertemu dengan Dirut LPPL Radio Gema Soedirman di Purbalingga.(foto: ervan ramayudha)

PURBALINGGA – Komisi A DPRD Jateng sedang mencari informasi dan pendapat berkaitan dengan Raperda Penyiaran Daerah. Apa saja yang dapat dilakukan Pemerintah Provinsi dan itu nantinya bisa meringankan tugas Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) di daerah-daerah dan radio swasta yang ada serta kami juga ingin mengetahui apa saja kendala-kendalanya yang sedang dihadapi.

Hal ini disampaikan Dwi Yasmanto selaku pimpinan rombongan Komisi A saat bertemu dengan Direktur Utama LPPL Radio Gema Soedirman Sapto Suhardiyo beserta jajarannya di Purbalingga, Kamis (31/3/2022).

Anggota Komisi A Soetjipto juga turut mengapresiasi atas konten selama ini menjadi acara andalan yang disiarkan radio milik Diskominfo Kabupaten Purbalingga. Menurutnya penyiaran itu berada dalam empat posisi yaitu sebagai sarana informasi yang sangat penting, penyiaran sebagai sarana pendidikan, sebagai sarana kritik dan pengawasan, dan sebagai sarana hiburan.

Sapto Suhardiyo memaparkan, LPPL Radio Gema Soedirman semula merupakan gabungan dua radio milik Pemda Purbalingga yaitu Radio Ardi Lawet dan Radio Suara Perwira. Untuk efisiensi anggaran maka digabunglah menjadi satu manajemen yakni Gema Soedirman. Mengudara untuk kali pertama pada 1 Maret 2017.

Fungsi LPPL adalah menyempaikan informasi publik pemerintah kabupaten dengan masyarakat, serta antarmasyarakat. Sapto menambahkan, untuk program siaran radio di LPPL Gema Soedirman sendiri telah memiliki program unggulan seperti Talkshow : Live Dialog Kemilau Pagi setiap Senin-Jumat, Berita Informasi: Lintas Purbalingga. Iklan Layanan Masyarakat (ILM) menghadirkan sosialisasi pencegahan Covid-19, pemakaian masker, 5 M dan pencanangan vaksin. Untuk materi agama berisi tauziah dari para penyuluh agama bekerja sama dengan Kemenag Purbalingga. Mengenai sumber anggaran pengelolaan radio yakni dari APBD yang dikelola Dinkominfo dan iklan.(ervan/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Program ‘Revola Jateng Optimis’

    BANJARNEGARA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Setya Ari Nugroho mendukung Program Revolusi Lahan atau ‘Revola Jateng Optimis,’ yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut dia program yang bertujuan menghidupkan sejumlah lahan tidur yang sudah bertahun-tahun menjadi kembali produktif merupakan langkah tepat guna mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat

  • Dipantau, Revitalisasi Jembatan Dengkeng Klaten

    KLATEN – Perbaikan Jembatan Dengkeng di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten penting untuk menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di jalur Karangwuni hingga batas Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Infrastruktur yang menjadi penghubung antarwilayah tersebut kini mulai direvitalisasi dengan pembangunan jembatan baru

  • Komisi E Pantau Kualitas Belajar Mengajar di SMA 1 Kedungwuni

    KAJEN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menyoroti kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman bagi peserta didik. Hal itu menjadi fokus Komisi E ke SMA Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026), untuk menggali masukan, data, dan informasi pendidikan di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII

  • Penyelenggaraan Jalan Provinsi Jateng Perlu Regulasi Lebih Tegas

    SUKOHARJO – Tingginya mobilitas masyarakat, meningkatnya beban angkutan logistik, dan kebutuhan menjaga kualitas ribuan kilometer jalan provinsi menjadi alasan Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong lahirnya regulasi baru tentang penyelenggaraan jalan. Aturan itu dinilai penting untuk memastikan pengelolaan jalan lebih terarah, berkelanjutan, sekaligus memperjelas kewenangan antarinstansi