Jemput Bola & Kirim eMail Jadi Solusi Layanan Adminduk selama Pandemi

Screenshot 20211105

LAYANAN ADMINDUK. Komisi A DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan jajaran Disdukcapil Kota Cirebon Provinsi Jabar, Kamis (4/11/2021), membahas layanan adminduk. (foto alfariz firdausya bintang permana)

CIREBON – Dalam kegiatan studi banding, Kamis (4/11/2021), Komisi A DPRD Provinsi Jateng bersama jajaran Disdukcapil Kota Cirebon Provinsi Jabar berdiskusi mengenai proses pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil (admindukcapil). Pada kesempatan itu, pimpinan rombongan Komisi A, Soenarno didampingi Dispermades Provinsi Jateng, menyoroti mengenai terobosan yang diusung Disdukcapil Kota Cirebon saat melaksanakan pelayanan admindukcapil selama kondisi pandemi Covid-19.

“Seperti yang kita ketahui, selama pandemi ini kita harus melakukan segala kegiatan dengan mematuhi protokol kesehatan (protkes) salah satunya menjaga jarak. Dengan begitu, pelayanan admindukcapil juga diatur agar tidak terjadi kerumunan dalam pelaksanaanya. Bagaimana cara Disdukcapil Kota Cirebon mensiasati hal itu untuk dapat tetap memberikan pelayanan adminduk kepada masyarakat secara optimal?” tanya Legislator Golkar itu.

Menanggapinya, Sekretaris Disdukcapil Kota Cirebon Rahmat Saleh mengatakan salah satu cara melaksanakan pelayanan selama pandemi yaitu dengan membuat dokumen kependudukan menjadi format PDF kecuali e-KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA). Selain itu, Disdukcapil Kota Cirebon juga memiliki beberapa program pelayanan jemput bola ke masyarakat seperti Kelakon Pitulas, Kelakon ning RW, Kelakon Buntel.

“Sesuai dengan arahan Dirjen Dukcapil, kami sudah melaksanakan pelayanan admindukcapil dengan output berformat PDF dan dikirim langsung ke email pemohon, kecuali e-KTP dan KIA karena bentuknya fisik berupa kartu. Kemudian untuk mensiasati tidak terjadinya kerumunan, namun tetap memenuhi target pelayanan, kami memiliki beberapa program yang sifatnya jemput bola atau mendatangi masyarakat untuk perekaman data kependudukan. Disini, kami melayani segala kalangan usia mulai dari anak usia 16 tahun, lansia, orang sakit, bahkan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa),” paparnya. 

“Dengan demikian, pelayanan adminduk di Kota Cirebon tidak terjadi kerumunan di disdukcapil dan target jumlah pelayanan terhadap masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya. (bintang/ariel)

Berita Terkait

  • MEDIA TRADISIONAL: Tradisi Gunungsari Pemalang Perlu Dilestarikan

    PEMALANG – Kreativitas tanpa batas merupakan tonggak harapan agar kesenian tradisional dapat bertahan menghadapi tantangan zaman sekarang ini. Hal itu mengemuka dalam acara ‘Dialog Media Tradisional (Dialog Metra) DPRD Provinsi Jateng’ dengan tema ‘Nguri-uri Kesenian Kuda Ebeg & Seni Tradisi Gunungsari’ di Halaman Balai Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Minggu (24/9/2022).

  • Komisi A Pilih Lima Komisioner KI Jateng 2022-2026

    PROSES PEMILIHAN: Sekretaris Komisi A Juli K mengumumkan hasil pemungutan suara untuk menentukan lima dari 14 nama calon komisioner KI Jateng di Ruang Rapat Komisi A.(foto: choirul amin) GEDUNG BERLIAN – Komisi A berharap lima komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi…

  • Holding Pariwisata Mampu Gaet Investor

    BANYUMAS – Komisi C DPRD Provinsi Jateng masih berupaya memperkaya data dan informasi untuk pembahasan Raperda Perubahan Status PT Pekan Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jateng menjadi Perseroda ke PT Safari Hutama Alam Wisata (SHAW) di Banyumas, Selasa (24/11/2020). Di sana, rombongan dewan diterima oleh Sekda Banyumas Wahyu Dewanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata Aziz Kusumandani dan Dirut SHAW Guno Purtopo.

  • Aliansi Masyarakat Sipil Jateng Wadul Dewan

    GEDUNG BERLIAN – Aliansi Masyarakat Sipil Jawa Tengah, Senin (22/4/2019), mendatangi Kantor DPRD “Gedung Berlian” Jawa Tengah, Jalan Pahlawan No 7, Kota Semarang. Sekretaris Komisi B Messy Widiastuti menerima kedatangan mereka di ruang rapat pimpinan di lantai 1.