Produksi Massal STB Guna Percepatan Migrasi Siaran Digital

IMG

NARASUMBER : Ketua Komisi A Muhammad Saleh menjadi narasumber di Studio Berlian TV.(foto: dewi ss)

GEDUNG BERLIAN – Keseriusan pemerintah dalam pengadaan set top box (STB) atau alat bantu penerima digital saat peralihan siaran dari analog ke digital sangat diperlukan. Sesuai rencana April 2022 sudah mulai dilakukan uji coba siaran digital dengan demikian keberadaan STB menjadi sangat penting.

Ketua Komisi A DPRD Jateng Muhammad Saleh menyatakan, pemeritah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) harus bisa meyakinkan siaran digital sudah tidak terkendala dengan infrastruktur pendukung dalam hal ini STB. Sejauh ini Indonesia sudah sangat tertinggal dibanding negara-negara di Asia Tenggara untuk masalah penyiaran digital. Maka untuk sisa waktu sampai sekarang ini produksi STB harus terus dikebut.

“Produksi STB harus jelas. Saya yakin biasanya pihak pabrikan akan mengejar target produksi manakala ada kejelasan dari pemerintah dalam hal ini anggaran. Swasta tidak ingin rugi,” jelasnya saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif “Migrasi TV Analog ke TV Digital” yang disiarkan dari Studio Berlian TV DPRD Jateng, Jumat (22/10/2021).

Pentingnya penyiaran digital merupakan amanah dari UU No 11/2020 tentang Cipta Kerja, paling lambat 2 tahun setelah ditetapkannya undang-undang ini siaran analog akan dihentikan, yaitu pada 2 November 2022.

Sementara Ketua Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Jateng Muhammad Aulia turut mengakui produksi STB sampai sekarang ini masih menjadi kendala. Diharapkan sampai target November 2022 masalah STB sudah clear. Pun saat dimulainya penyiaran digital pada April untuk wilayah Kudus, Pati, Rembang, dan Demak sudah tidak ada kendala.

“Kami sudah mendatangi daerah-daerah tersebut, banyak masyarakat di sana belum mengetahui akan ada siaran digital. Termasuk saat di Polytron selaku pabrik yang membuat STB pun mengakui belum bisa memenuhi dari target produksi pemerintah yakni sebanyak 6,7 juta unit. Kalau bicara sekarang ini masalah siaran digital, saya pesimis. Semoga saja November nanti bisa terpenuhi,” jelasnya.

Di pihak lain Ketua Koordinator Daerah Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Jateng Teguh Hadi Prayitno melontarkan ide mengenai pentingnya pelibatan perguruan tinggi terutama politeknik guna bisa memproduksi STB. Dengan demikian target pengadaan alat tersebut bisa terlaksana.(dewi/priyanto)

Berita Terkait

  • Rekrutmen Calon KIP Jateng Dikonsultasikan

    JAKARTA – Dalam waktu dekat ini, Komisi DPRD Provinsi Jateng akan menggelar proses rekrutmen calon anggota Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jateng. Untuk mempersiapkannya, Komisi A melakukan konsultasi ke Komisi Informasi (KI) Pusat, Jumat (7/1/2022).

  • DPRD Jembrana Bali Pelajari Kerjasama Media

    GEDUNG BERLIAN – Komisi III DPRD Kabupaten Jembrana Provinsi Bali melakukan studi banding ke DPRD Provinsi Jateng, Rabu (4/3/2020), perihal kerjasama antara DPRD, sekretariat DPRD (setwan), dan media massa. Rombongan itu dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Jembrana I Komang Dekritasa dan diterima oleh Edi Iswanto selaku Plt. Kabag Humas Setwan Provinsi Jateng dan Kasubag Protokol Yohan Fitriadi.

  • DIALOG TV: Nasionalisme Pemuda Wujudkan 4 Pilar Kebangsaan

    GEDUNG BERLIAN – Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-76 ini, DPRD Provinsi Jateng berupaya memupuk rasa nasionalisme kepada para generasi muda. Seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Quatly Abdulkadir Alkatiri dalam Dialog Televisi dengan tema ‘Semangat Nasionalisme Pemuda untuk Mewujudkan Tujuan 4 Pilar Kebangsaan’.

  • Komisi C Bahas Kinerja PDAB Tirta Utama

    SLAWI – PD Air Bersih Tirta Utama merupakan perusahaan pengelola air bersih dengan bahan baku yang melimpah dan murah. Dengan kondisi itu, DPRD Provinsi Jateng berharap perusahaan daerah tersebut mampu meminimalisir kendala dan mengoptimalkan pengelolaan dari hulu hingga hilir, termasuk pendistribusiannya ke daerah-daerah yakni perusahaan-perusahaan daerah air minum (PDAM) di kabupaten/ kota.

  • RAPAT PARIPURNA: Pemandangan Umum Fraksi terhadap 3 Raperda

    GEDUNG BERLIAN – DPRD Provinsi Jateng kembali menggelar rapat paripurna dengan beberapa agenda pembahasan. Diantaranya Pemandangan Umum (PU) Fraksi atas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023, PU Fraksi atas Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jateng 2025-2045, dan PU Fraksi atas Raperda Pemberdayaan & Perlindungan Koperasi-UMKM.