Proyek Jalan Desa di Sragen Terlaksana Baik

IMG 20210531 WA0039

PANTAU PROYEK. Alwin Basri saat memantau proyek jalan di Desa Jurangrejo Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen, Senin (31/5/2020). (foto teguh prasetyo)

SRAGEN – Pembangunan infrastruktur di pedesaan terus dilakukan. Hal itu tampak saat Komisi D DPRD Provinsi Jateng melakukan peninjauan pembangunan jalan yang bersumber dari anggaran Pemprov Jateng di Desa Jurangrejo Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen, Senin (31/5/2020).

Dalam pantauan itu, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Alwin Basri menilai bantuan pembangunan jalan dengan lebar 2,5 meter sepanjang 1 km tersebut sudah terlaksana dengan baik. “Ini Bantuan Provinsi di Desa Jurangjero Dukuh Dayu. Panjangnya 1 km dibagi 3 gang dengan lebar 2,5 meter dan tebal sekitar 3 sampai 4 cm. Dengan anggaran sebesar Rp 200 juta ditambah swadaya masyarakat sekitar Rp 2 juta telah terlaksana dengan baik,” jelasnya, seusai mengecek langsung jalan tersebut.

Secara umum, kata dia, bantuan dana desa di Jateng kurang lebih sekitar Rp 20 miliar. Bantuan tersebut tersebar di 35 kabupaten/ kota untuk pembangunan desa.

“Jadinya, kami sebagai komisi infrastruktur bertanggungjawab terhadap jalannya infrastrutur itu. Alhamdulillah, ini salahsatunya di Sragen, bantuan provinsi aspirasi dari anggota dewan berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara, Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng Kusdinar Untung Wibowo Sukowati mengakui selama kondisi pandemi ini dana desa sangat terbatas. Sehingga, dengan adanya bantuan dari pemprov sangat membantu berjalannya pembangunan desa.

“Jadi, mereka pada 2020 kemarin sangat mengharapkan bantuan keuangan dari provinsi. Kami telah membantu di beberapa titik di kecamatan ini,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sragen Joko Suratno mengaku, dengan adanya bantuan infrastruktur untuk desa tersebut, pihaknya merasa sangat terbantu. Karena, volume pembangunan yang harus ditangani oleh masing-masing desa cukup banyak.

“Jadi, kedepannya harapan kami bantuan sarpras (sarana/ prasaran) untuk desa dapat berlanjut dan banyak juga yang masuk ke Kabupaten Sragen,” kata Joko. (teguh/ariel)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Program ‘Revola Jateng Optimis’

    BANJARNEGARA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Setya Ari Nugroho mendukung Program Revolusi Lahan atau ‘Revola Jateng Optimis,’ yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut dia program yang bertujuan menghidupkan sejumlah lahan tidur yang sudah bertahun-tahun menjadi kembali produktif merupakan langkah tepat guna mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat

  • Dipantau, Revitalisasi Jembatan Dengkeng Klaten

    KLATEN – Perbaikan Jembatan Dengkeng di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten penting untuk menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di jalur Karangwuni hingga batas Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Infrastruktur yang menjadi penghubung antarwilayah tersebut kini mulai direvitalisasi dengan pembangunan jembatan baru

  • Komisi E Pantau Kualitas Belajar Mengajar di SMA 1 Kedungwuni

    KAJEN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menyoroti kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman bagi peserta didik. Hal itu menjadi fokus Komisi E ke SMA Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026), untuk menggali masukan, data, dan informasi pendidikan di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII

  • Penyelenggaraan Jalan Provinsi Jateng Perlu Regulasi Lebih Tegas

    SUKOHARJO – Tingginya mobilitas masyarakat, meningkatnya beban angkutan logistik, dan kebutuhan menjaga kualitas ribuan kilometer jalan provinsi menjadi alasan Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong lahirnya regulasi baru tentang penyelenggaraan jalan. Aturan itu dinilai penting untuk memastikan pengelolaan jalan lebih terarah, berkelanjutan, sekaligus memperjelas kewenangan antarinstansi