TOKOH KITA: BEP, Awali Karir lewat Organisasi

SAVE 20240505

SOAL KARIR. BEP dalam acara ‘Tokoh Kita’ di Gedung DPRD, Senin (22/4/2024), membahas seputar karir. (foto ariel noviandri)

GEDUNG BERLIAN – Tidak mudah untuk mencapai titik yang ada saat ini. Karena, untuk mencapainya, membutuhkan proses yang panjang.

Itu yang dikatakan Anggota DPRD Provinsi Jateng Bambang Eko Purnomo dalam acara ‘Tokoh Kita’ di Gedung DPRD, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Senin (22/4/2024). Dalam wawancara di ruang kerjanya itu, Bambang menceritakan panjang lebar soal awal karirnya hingga menduduki kursi di DPRD Provinsi Jateng.

“Dulu saya itu bukan apa-apa. Saya sekolah dulu nakal. Kemudian saya kuliah, saya ikut sejumlah organisasi,” kata B.E.P sapaan akrabnya.

Ia mengaku sering ‘ngobrol’ dengan sejumlah orang atau aktivis organisasi. Hal itu yang memperkuat pemikirannya untuk terus menggeluti dunia organisasi, baik dalam maupun luar kampus.

“Saya terus menyaring sejumlah informasi dan mengolahnya untuk kepentingan organisasi yang saya geluti,” ujar Anggota Komisi C dari Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jateng itu.

Dalam obrolan hangat acara ‘Tokoh Kita’ itu, ia berpesan kepada kaum muda yang ingin memulai karir politik agar tetap berani menghadapi dan menyelesaikan setiap persoalan yang ada. Kadangkala dan tidak sedikit pula orang ‘bersembunyi’ saat ada persoalan.

“Jika kita berani dan selama bisa dihadapi dengan kepala dingin, maka semua persoalan mampu kita selesaikan. Jangan sembunyi tapi hadapi secara terukur,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar kaum muda rajin membaca untuk memperkaya pola pikir. Karena, dengan membaca itu, bisa memahami kondisi di sekitar kita.

“Dengan membaca literatur yang baik, maka kita juga bisa memahami dan mengerti sudut pandang orang lain. Itulah modal kita saat menyelesaikan persoalan yang dihadapi,” pesannya. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • UJI PUBLIK: Diskusikan Raperda Penanganan Konflik Sosial

    KARANGANYAR – DPRD Provinsi Jateng menggelar kegiatan Uji Publik yang membahas Raperda tentang Penanganan Konflik Sosial pada Senin (2/10/2023) lalu di The Alana Hotel & Convention Center Kabupaten Karanganyar. Dalam hal ini, Komisi A sebagai inisiator raperda tersebut ingin mendapatkan data dan informasi dari masyarakat, khususnya tentang konflik sosial.

  • Hasilkan Produk Unggulan, Kebun Benih Perlu Riset & Penelitian

    WONOGIRI – Dari pantauan Komisi B DPRD Provinsi Jateng ke Kebun Benih Palawija Sidoharjo Kabupaten Wonogiri, Rabu (27/1/2021), terlihat bahwa produk pertanian yang dihasilkan belum mampu meningkatkan animo petani untuk membelinya. Penilaian itu ditegaskan oleh Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sumanto karena sampai sekarang hampir semua Kebun Benih milik Pemprov Jateng hanya sekedar bertahan hidup.

  • PRIME TOPIC: Kesenian Ketoprak Pati Tak Boleh Redup

    DIALOG KETOPRAK : Anggota Komisi E Muh Zen menjadi narasumber radio seputar ketoprak.(foto: george aldy) PATI – Seniman pada saat sekarang ini dituntut bisa lebih berinovasi dalam mengolah kreativitas keseniannya. Terlebih bila kesenian itu mengundang massa dan berpotensi berkerumun, sehingga…

  • ASPIRASI JATENG: Dana Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat

    SURAKARTA – Dana desa menjadikan sumber pemasukan untuk desa meningkat. Dalam UU No 6/2014 tentang Desa, tujuan disalurkannya dana desa adalah sebagai bentuk komitmen negara dalam melindungi dan memberdayakan desa agar menjadi kuat, maju, mandiri. Dengan adanya DD, desa dapat menciptakan pembangunan dan pemberdayaan desa menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.