TINJAU GUDANG : Komisi B DPRD Jateng meninjau gudang cadangan pangan Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.(foto: azhar alhadi)
MUNGKID – Salah satu upaya dalam menjamin kedaulatan pangan adalah tersedianya gudang yang menjadi stok utama bisa menjadi cadangan utama dalam menjamin ketersediaan termasuk dalam kondisi gawat darurat.

Oleh karena itu, adanya temuan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Tengah menemukan stock opname Cadangan Pangan Provinsi (CPP) di Gudang Cadangan Pangan Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Gudang milik Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Kamis (14/11/2024) ditinjau oleh kalangan Komisi B DPRD Jateng. Sekretaris Komisi B Sholeha Kurniawati menyampaikan masalah ketersediaan pangan belakangan menjadi sorotan terlebih di tahun politik, adanya selisih laporan gabah dalam stock opname sebesar 171 kg gabah dan laporan keuangan Rp 14 juta sekian.
Politikus asal PPP itu meminta, polemik terkait data tersebut harus ada penyelesaian secara tepat dan pasti. Karena ketersediaan pangan, menjadi acuan utama ketika nanti ada situasi bencana alam.
“Ketersediaan atau ketahanan pangan menjadi menu pembahasan utama disaat agenda tahun politik, karena isu ketahanan pangan sering menjadi sorotan. Alangkah baiknya jika ada data yang minus atau kekeliruan harus segera diantisipasi dengan baik. Adapun persoalan terkait masalah seperti data gudang dan laporan memang diduga tidak sinkron harus segera teratasi,” kata dia.

Menanggapi Kabid Ketersediaan dan stabilisasi Pangan Dispanhan Jateng, Sri Broto Rini mengungkapkan adanya data miss sinkronisasi adalah belum adanya SOP dalam penanganan pengelolaan kondisi gudang juga masih dalam penataan sehingga dalam perhitungan belum terkunci dan terdata dengan baik.
“Memang dalam pengelolaan dan penataan belum sepenuhnya tertangani dengan baik, ditambah kondisi gudang juga masih dalam penataan yg tentu saja menjadi penyebab adanya temuan sehingga menjadi sorotan,” terang dia.
Sebagai informasi ketersediaan pangan saat ini adalah stok gabah adalah 319 ton dan beras 10,9 ton, gabah lebih lama tingkat expired daripada beras. Sebanyak 871 bungkus mi mocaf berbahan tepung singkong sudah dibagikan pada masyarakat. Penanganan kedelai, di tingkat produsen sangat rendah hanya ada 8 ton.(tyo/priyanto)








