Perlu, Skrining Kesehatan Jiwa bagi Siswa

1000554754

SOAL JIWA. Setya Arinugraha dalam kegiatan ‘Skrining Kesehatan Jiwa’ di SMK 1 Kutasari Kabupaten Purbalingga, Kamis (28/8/2025). (foto priskilla ‘bee’ candra)

PURBALINGGA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Setya Arinugroho masih menyoroti layanan kesehatan bagi para siswa, khususnya kesehatan jiwa. Hal itu terlihat saat Setya menjadi narasumber dalam kegiatan ‘Skrining Kesehatan Jiwa’ di SMK 1 Kutasari Kabupaten Purbalingga, Kamis (28/8/2025).

Pada kesempatan itu, ia mengatakan para siswa perlu mendapatkan layanan kesehatan, baik fisik maupun jiwa. Karena, kesehatan jiwa di usia muda perlu mendapatkan pengecekan rutin.

Untuk itu, ia mengingatkan pula pentingnya kegiatan skrining kesehatan jiwa kepada para siswa SMK 1 Kutasari. Manfaat skrining diantaranya meningkatkan pengetahuan mengenai tanda awal masalah kejiwaan, indikasi masalah, mencegah beekembangnya masalah, meningkatkan proses pemulihan, dan memberikan intervensi tepat sasaran sesuai kondisi kesehatan jiwa.

“Di usia muda, kesehatan jiwa harus diperhatikan. Karena, kondisi anak muda sangat dipengaruhi dari lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan lainnya,” katanya.

Ia berharap pula Dinkes Provinsi Jateng melalui Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) di tiap wilayah dapat rutin menggalakkan kegiatan skrining kesehatan jiwa bagi siswa. Dengan begitu, setiap anak usia sekolah dapat memperoleh layanan kesehatan, baik jiwa dan raga, secara optimal.

“Keluarga dan sekolah sangat berperan dalam peningkatan kesehatan jiwa anak-anak muda. Sehingga, anak-anak muda dapat terus melanjutkan pendidikannya dengan baik,” tandasnya. (bintari/ariel)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.