Komisi B Dukung Pengembangan Industri Mebel

Image4

HADIRI PAMERAN: Komisi B menghadiri pembukaan Indonesian International Furniture Expo (IFEX) di Jakarta International Expo (Jiexpo), Kemayoran.(foto: sekar dewi)

JAKARTA  –  Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah menghadiri undangan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Jateng dalam pameran sekaligus pembukaan Indonesian International Furniture Expo (IFEX) di Jakarta International Expo (Jiexpo), Kemayoran, Kamis (9/3/2023). Dengan diselenggarakannya IFEX dapat membangkitkan industri mebel dan kerajinan termasuk industri kreatif yang ada di Jawa Tengah. Hal itu diucapkan oleh Sekretaris Komisi B M Ngainirrichardl saat menghadiri pameran IFEX. 

Harapannya ekspo seperti ini berguna bagi masyarakat terutama para pelaku mebel di industri kerajinan, karena pentingnya mendorong konsumen lokal untuk menyerap produk mebel dan kerajinan Indonesia,” imbuhnya.

IFEX optimistis mampu memajukan industri furnitur Indonesia di kancah Internasional. Pameran IFEX dibuka selama tiga hari sampai Minggu (12/3/2023). Berbagai macam furnitur serta mebel-mebel unik yang dilengkapi fasilitas pendukung.

Komisi B DPRD Prov Jateng mendukung giat seperti ini karena dapat mendorong para pelaku UMKM untuk lebih kreatif dan inovatif dalam pengembangan mebel serta furniture yang bisa bersaing dalam kancah Internasional, serta kesempatan kepada pelaku industri untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar dalam dan luar negeri dan potensinya masih sangat besar untuk bisa dikembangkan.(dewi/priyanto)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.