Komisi B Dukung Pengembangan Agrowisata di Getasan

WhatsApp Image 2022 10 14 at 09.23.30 (4)

LIHAT TENDA: Anggota Komisi B Saiful Hadi sedang melihat fasilitas tenda di objek agrowisata Boemisora, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.(foto:ervan ramayudha)

UNGARAN – Komisi B DPRD  Jateng berkunjung ke objek agrowisata Boemisora di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, belum lama ini. Pada kesempatan itu anggota Komisi B Saiful Hadi selaku pimpinan rombongan diterima Presiden Direktur Boemisora Agung Adi Prasetyo.

Dalam pertemuan tersebut, Agung mengatakan, objek wisata di Dusun Polobogo itu berada lereng Gunung Merbabu berdiri pada lahan seluas 2 ha. Agrowisata Boemisora, kata dia, menawarkan konsep wisata keluarga dengan berpetualang. Belajar hal baru dan merasakan pengalaman seru yang tak terlupakan. Wisata baru yang sedang hits ini baru dibuka pada akhir Agustus 2022. Berbagai fasilitas menarik bisa didapatkan selama berlibur di tempat ini mulai dari wahana, resto hingga vila.

Mengingat berada di kawasan hutan, pihak pengelola pun tidak mengubah bentuk vegetasi di kawasan itu. Adapun Boemisora meminimalkan penggunaan gedung. Sekarang ini ada delapan tenda besar yang digunakan untuk aktivitas wisatawan saat berlibur.

“Titik berat kita memang bukan di infrastruktur bangunan, tapi bentang alam yang indah ini. Sehingga bisa menikmati alam sebesarnya, mulai Rawapening hingga panorama gunung-gunung,” ungkap dia.

Saiful Hadi menambahkan, Komisi B sekarang ini tengah menggali informasi mengenai kiat untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata. Sejumlah objek wisata termasuk desa wisata telah dikunjungi.

“Dari berbagai kabupaten dengan potensi masing-masing yang ada pasti ada daerah-daerah yang bisa dikembangkan menjadi objek wisata yang menarik. Harapannya seluruh masyarakat dapat berwisata di dalam negeri saja dan bagi masyarakat yang ada di desa wisata dapat menjaga keamanan, ketertiban, dan secara bersama-sama menjaga agar suasana di tempat wisata tersebut nyaman dan terhindar dari kriminalitas,” ucapnya.(ervan/priyanto)

Info Lainnya

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.

  • Sekolah Vokasi Pertanian Harus Ikuti Kebutuhan Industri

    BANJARNEGARA – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian pada penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja Pertanian (BLKP) Klampok, Kabupaten Banjarnegara. Saat mengunjungi balai milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jateng itu, Selasa (21/7/2026), Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Messy Widiastuti menegaskan pelatihan harus terus diperbarui agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan sektor pertanian modern.

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 13 Juli 2026 – 19 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Koridor Baru Aglomerasi Trans Jateng Siap Layani Rute Gelangmanggung

    MUNGKID – Koridor baru Aglomerasi Trans Jateng untuk wilayah Gelangmanggung (Magelang–Temanggung) rencananya melayani rute Terminal Maron (Temanggung)–Terminal Tidar (Kota Magelang)–Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) pulang-pergi. Layanan itu dioperasikan mulai Agustus 2027 menggunakan 14 armada bus medium.

  • Komisi C Pantau Kinerja Bank Jateng Cabang Karanganyar & Sukoharjo

    KARANGANYAR – Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyoroti kinerja Bank Jateng di tingkat kantor cabang agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto Baharudin menegaskan, sebagai penyumbang sekitar 90% pendapatan BUMD bagi daerah, Bank Jateng harus menunjukkan kinerja yang sehat dan terus meningkat.