Komisi B Dorong Wujudkan Ketahanan Pangan 2045

Rni1

KUNJUNGAN KERJA : Komisi B saat berada di Kantor Cabang PT Rajawali Nusindo Yogyakarta untuk berdiskusi soal distribusi bahan pangan.(foto: priskilla tyas)

YOGYAKARTA – Pada Rabu (4/10/2023), Komisi B DPRD Jateng berkunjung ke Kantor PT Rajawali Nusindo Cabang Yogyakarta. Kunjungan itu untuk mencari informasi mengenai konsep dari pendistribusian bahan pangan khususnya di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dalam kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi B Sarno itu, rombongan diterima Kepala Cabang PT Rajawali Nusindo Wahyu Wardayanti.

“Studi banding dilakukan dalam rangka memperkuat kedaulatan pangan di Jawa Tengah serta PT Rajawali ini sebagai garda terdepan dalam menyuplai bahan pangan dengan lingkup yang luas, serta memperlancar pemasaran food estate program pemerintah pusat,” jelas Sarno.

Pemerintah akan mewujudkan ketahanan pangan pada 2045. Guna pencapaian itu, kata Sarno, sebagai distributor bahan pangan tentu PT Rajawali Nusindo bisa memberi masukan mengenai kondisi ketahanan pangan di Jateng-DIY.  

Menanggapi hal itu Wahyu Wardayati menjelaskan, salah satu misi dari PT Rajawali Nusindo ini adalah peningkatan kepuasan kepada seluruh stakeholder dengan pelayanan dan produk yang berkualitas. Guna mendukung pelayanan prima kepada seluruh pelanggan, pelayanan PT Rajawali Nusindo sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia di 43 Kantor Representatif di

34 Provinsi mulai dari Aceh hingga Papua. Dengan jumlah pelanggan lebih dari 36.000 yang terdiri instansi pemerintah, peritel, gerai modern, dan perusahaan yang tergabung dalam PT RNI Group, PT Rajawali Nusindo terus berkomitmen menyediakan pelayanan jasa distribusi yang unggul dan terpercaya.

“Selain suplai bahan makanan PT Rajawali Nusindo terus berupaya menyalurkan produk alkes, produk farmasi, hasil perkebunan, serta alat dan sarana perkebunan unggulan,” tutur Wahyu.(tyas/priyanto)

Berita Terkait

  • Gali Informasi soal Bankum bersama DPRD DKI

    JAKARTA – Komisi A DPRD Provinsi Jateng masih konsen dalam penyusunan Raperda tentang Bantuan Hukum (Bankum). Hal itu terlihat saat Komisi A bersama Biro Hukum Setda Provinsi Jateng berdiskusi dengan DPRD DKI Jakarta, Senin (15/11/2021).

  • DPRD Dituntut Lebih Responsif dan Akuntabel

    SURAKARTA – Kinerja secara responsif dan berakuntabel harus ditingkatkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng. Penegasan ini disampaikan Maria Ivone Tarigan selaku Kasubdit Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Wilayah I Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) saat menjadi narasumber dalam Workshop “Penguatan Kinerja Kedewanan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jateng, Rabu (22/12/2021), di Surakarta.

  • Usaha Milenial Berpotensi Dapatkan Kredit Bank Jateng

    TEMANGGUNG – Upaya Bank Jateng yang menyalurkan dana kredit kepada pelaku UMKM masih menjadi sorotan Komisi C DPRD Provinsi Jateng. Komisi yang membidangi pendapatan dan keuangan daerah itu menilai bank plat merah tersebut bisa memperluas jangkauan kreditnya kepada pelaku ekonomi kreatif seperti usaha pengembangan digital.

  • Junjung Kearifan Lokal dalam Berlebaran

    SEMARANG – KH. Ahmad Muwafiq atau yang kerap dipanggil dengan sapaan Gus Muwafiq meminta ibadah puasa bisa menjadi pelajaran supaya bisa diimplementasikan sesudah Lebaran ini. Penegasan tersebut disampaikannya secara virtual saat menjadi pembicara dalam Halalbihalal Virtual di Gradhika Bakti Praja, Senin (17/5/20210).

  • Pendapatan Sektor Pariwisata Jateng Disorot

    JAKARTA – Penerimaan pendapatan dari sektor pariwisata mendapat sorotan Komisi C DPRD Provinsi Jateng. Hal itu terlihat saat diskusi bersama Badan Penghubung dan Disporapar Provinsi Jateng, Kamis (3/1/2024), di Anjungan Jateng Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kota Jakarta.