• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Senin, 23 Februari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Klaten Antisipasi Praktik ‘Money Politics’

08/04/2019
in BERITA, KOMISI A
Klaten Antisipasi Praktik ‘Money Politics’

KINERJA PENGAWASAN. (kiri-kanan) Ali Mansyur dan Arif Faturohman saat diskusi soal pengawasan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu Kabupaten Klaten, Senin (8/4/2019). (foto ariel noviandri)

KLATEN – Bawaslu saat ini masih fokus dengan persoalan money politics (politik uang) selama proses Pemilu 2019 ini berlangsung. Seperti diungkapkan Arif Faturohman, Ketua Bawaslu Kabupaten Klaten, yang terus mengawasi hal tersebut hingga ke tingkat RT/RW.

Menurut dia biasanya para calon legislatif (caleg) mendatangi ke pertemuan warga seperti arisan RT/RW. Hal itu tidak menjadi persoalan apabila para caleg hanya mensosialisasikan mengenai Pemilu 2019.

“Namun kenyataannya, banyak caleg yang meminta dukungan disertai pemberian uang. Secara aturan, baik pemberi maupun penerima, tetap akan dikenai sanksi pelanggaran pemilu,” tegasnya.

Soal warga yang hanya membawa surat keterangan (suket) kependudukan atau calon pemilih yang membawa e-KTP, pihaknya sudah meminta pengawas di tiap TPS (tempat pemungutan suara) untuk lebih memperhatikannya. Karena, bisa saja warga yang membawa suket itu bukan warga asli/ setempat.

“Petugas kami di lapangan diminta lebih teliti lagi jika menemukan calon pemilih yang membawa suket. Apakah benar pemilih itu warga setempat atau tidak,” jelasnya.

Komisi A DPRD Jateng saat berada di Kantor Bawaslu Kabupaten Klaten, Senin (8/4/2019).
(foto ariel noviandri)

Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi A DPRD Jateng Ali Mansyur mengaku sangat apresiatif dengan upaya bawaslu yang terus melakukan pengawasan sekaligus sosialisasi pemilu ke masyarakat. Dalam proses pengawasan ini, ia juga meminta pihak bawaslu tetap mengawasi data pemilih.

Tujuannya, kata dia, menghindari munculnya pemilih ganda, meninggal, atau gila. Selain itu, ia sepakat dengan fokus pengawasan terhadap persoalan money politics yang saat ini masih marak.

“Itu (money politics) kenyataan yang ada sekarang. Untuk itu, perlu peran aktif dari penyelenggara dalam upaya antisipasi hal tersebut. Kami berharap bawaslu juga bisa memberikan pendidikan atau pemahaman agar masyarakat bisa merubah persepsinya tersebut,” kata Legislator Partai NasDem dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jateng itu.

Untuk persoalan suket, ia mengakui, bawaslu memang perlu memperhatikan pemilih yang hanya mengantongi suket kependudukan. Menurut dia syarat memilih dengan menunjukkan suket itu sangat rawan pelanggaran.

“Kalau cuma membawa suket ke TPS, sangat gampang dipalsukan. Kondisi tersebut memang harus diantisipasi para penyelenggara pemilu,” sarannya. 

Anisa Devy Ika Natalia. (foto ariel noviandri)

Senada, Anggota Komisi A DPRD Jateng Anisa Devy Ika Natalia juga meminta pengawasan dugaan pelanggaran money politics itu hingga ke tingkat desa. Ia menilai tindakan money politics paling kerap terjadi di lingkungan desa.

“Saya berharap sosialisasi atau antisipasi soal money politics dapat dilakukan hingga ke desa-desa,” kata Politikus Gerindra itu. (ariel/priyanto)

Kantor Bawaslu Kabupaten Klaten. (foto ariel noviandri)
Previous Post

Pemuda Magelang Harus Peduli Politik

Next Post

Embung Kabukan Tegal Dapat Jadi Objek Wisata

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah
BERITA

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah

20/02/2026
Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng
BERITA

Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng

20/02/2026
Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD
BERITA

Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD

07/02/2026
Standarisasi Jalan Provinsi Harus Optimal & Bermanfaat Nyata bagi Masyarakat 
BERITA

Standarisasi Jalan Provinsi Harus Optimal & Bermanfaat Nyata bagi Masyarakat 

06/02/2026
Perlu Upaya Inovatif dalam Penanganan Masalah Sosial
BERITA

Perlu Upaya Inovatif dalam Penanganan Masalah Sosial

06/02/2026
Pentingnya Museum Jadi Destinasi Wajib Wisata Edukasi 
BERITA

Pentingnya Museum Jadi Destinasi Wajib Wisata Edukasi 

06/02/2026
Next Post
Embung Kabukan Tegal Dapat Jadi Objek Wisata

Embung Kabukan Tegal Dapat Jadi Objek Wisata

Perlu Dioptimalkan, Potensi KBH Bandungan

Perlu Dioptimalkan, Potensi KBH Bandungan

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah