Pengelolaan Terminal Tipe B Perlu Dioptimalkan

9f664be0 2e72 4f04 ba1a 27eac163ed4f

SOAL TERMINAL. Komisi D DPRD Provinsi Jateng saat berdiskusi dengan Dishub Provinsi DIY, Rabu (10/1/2024), di Terminal Trans Jogja di Kota Yogyakarta. (foto soni dinata)

YOGYAKARTA – Guna mengoptimalkan pengelolaan Terminal Tipe B, Komisi D DPRD Provinsi Jateng melakukan studi banding ke Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DI. Yogyakarta, Rabu (10/1/2024), yang dinilai mampu memberikan kemudahan pelayanan dalam penggunaan transportasi umum bagi masyarakat. Saat berdiskusi, Ketua Komisi D Alwin Basri mengatakan masih ada pengelolaan terminal yang kurang maksimal di Jateng.

Ia mencontohkan terminal yang ada di Kota Surakarta. Menurut dia terminal di Kota Liwet itu sudah terintegrasi tapi pengelolaannya kurang maksimal.

“Ini merupakan tugas kita bersama untuk bisa mengoptimalkan penggunaan moda transpotasi umum, khususnya bus antar kota, untuk menghidupkan terminal dan menumbukan perekonomian,” katanya.

Menanggapinya, Agnes Dhyani Indria Sari selaku Kepala UPT Balai Pengelolaan Terminal & Perparkiran Dishub Provinsi DI. Yogyakarta mengaku sangat apresiatif atas kunjungan Komisi D itu. Dalam hal pengelolaan terminal, ia menjelaskan ada 3 faktor yang perlu diperhatikan yakni terminal sebagai simpul transportasi, terminal sebagai penggerak ekonomi, dan terminal sebagai media kegiatan sosial masyarakat.

Ia mengatakan persoalan dalam pengelolaan Terminal Tipe B tersebut harus didukung dengan layanan Angkutan Dalam Kota Antar Provinsi (AKDP) yang menjadi penghubung wilayah di provinsi. Sebagai contoh di Yogjakarta, saat ini ada 2 Terminal Tipe B dibawah kewenangan Pemprov DI. Yogyakarta yakni Terminal Jombor Kabupaten Sleman dan Terminal Wates Kabupaten Kulonprogo.

“Layanan AKDP itu berfungsi untuk memudahkan layanan angkutan umum ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau,” jelas Agnes.

Usai berdiskusi, Alwin Basri bersama rombongan Anggota Dewan lainnya meminta untuk dapat melihat langsung ke lapangan. Pada kesempatan itu, Komisi D diarahkan ke Terminal Trans Jogja yang sudah terkoneksi dengan stasiun dan bandara lama, sebelum adanya Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA). (con/ariel)

Berita Terkait

  • Capaian Penyaluran Bankeudes di Blora 100%

    BLORA – Komisi A mengapresiasi capaian yang diambil Pemkab Blora dalam penyaluran bantuan keuangan desa pada tahun anggaran 2021. Bantuan keuangan tersebut mampu diserap oleh seluruh desa termasuk dengan laporan pertanggungjawabannya.

  • Aset di Pasar Banggi Rembang Belum Optimal

    REMBANG – Komisi A DPRD Jateng saat ini masih melakukan pantauan aset milik pemerintah provinsi, salah satunya di Jalan Raya Pasar Banggi Kabupaten Rembang, Rabu (20/3/2019). Saat mendampingi rombongan dewan, Kasubbid Perubahan Status Hukum dan Pengamanan Aset Daerah Badan Pengelolaan Keuangan…

  • DPRD Jabar Pelajari Kunker & Kunjungan Dapil

    GEDUNG BERLIAN – Anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Jawa Barat mengunjungi kantor DPRD jawa Tengah, Selasa (11/2/2020). Rombongan diterima Kepala Bagian Umum Set.DPRD Jateng Edy Iswanto dan Kasubag Rapat dan Risalah Harini Sarwati.

  • BUMDes Berperan Tekan Kemiskinan Desa

    MADIUN – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mampu berperan menekan tingkat kemiskinan di pedesaan. Hal itu terbukti saat Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendapatkan informasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (PMD) Kabupaten Madiun bahwa BUMDes ikut terlibat dalam pengelolaan bantuan keuangan desa (Bankeudes) sehingga tidak ada lagi ‘desa miskin’ di Kabupaten Madiun.