Konsep Manajemen PT KAI Perlu Ditiru Perusda Tirta Utama

1 apdab1

FOTO BERSAMA : Pansus Perusda Air Bersih berfoto bersama PT KAI.(foto: evi rahmawati)

YOGYAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan penguatan data ke PT KAI Daop VI Yogyakarta, Rabu (21/10/2020).

Rombongan dipimpin oleh Mustholih selaku wakil ketua pansus dan didampingi oleh Amir Thohari, SH selaku Direktur Umum dan Keuangan PDAB Tirta Utama Jawa Tengah serta Direktur Teknik Anom Guritno.

Mustholih menyatakan, dipilihnya perusahaan kereta api nasional itu untuk mengetahui konsep pengelolaan manajemen perusahaan supaya dapat dicontoh PDAB Tirta Utama. Selama ini PT KAI mampu menunjukkan kinerja yang maksimal di sektor pelayanan umum.

“PT KAI mampu melakukan revolusi perusahaan, dulu perusahaan yang merugi sekarang justru sangat profit. Cara-cara apa yang dilakukan bisa kita jadikan bahan untuk masuk dalam perda ini nanti. Mudah-mudahanan perusahaan di daerah kita bisa seperti PT KAI ini dalam hal managemen dan pelayannnya, karena PT KAI dan PDAB merupakan perusahaan yang sama-sama bergerak dibidang pelayanan umum,”
ucapnya. Dalam kunjungan itu rombongan diterima langsung oleh Deputi Executive Vice President (DEVP) Daop VI Ari Mulyono.

Dalam pertemuan itu, pihak PT KAI menerapkan protokol kesehata yang sangat ketat. Bahkan untuk bisa bertemu saja, mereka meminta hasil rapid test dari masing-masing peserta rombongan terlebih dari anggota DPRD.

Dengan menerapkan protokol kesehtan yang ketat, semua anggota pansus harus menunjukkan hasil rapid. Perrtemuan yang hanya diwakili dari beberapa anggota pansus yang terdiri dari perwakilan semua fraksi ini dilakukan di ruang khusus.

Sementara Ari merasa sangat bangga sekaligus merasa sedih. Menjadi kebanggaan karena mendapat kunjungan dari DPRD Provinsi Jawa Tengah. Pihaknya sedih karena dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat menjadikan semua anggota pansus tidak bisa ikut dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan tersebut membahas berbagai macam hal, seperti cara mengembangkan perusahan daerah. Kiat apa yang harus dilakukan, serta bagaimana berkembang dari berbagai sisi, dari pengelolaan SDM, pengelolaan anggaran serta pelayanan yang baik kepada masyarakat dan kini semakin berkembang serta dipercaya oleh masyarakat.(evi/priyanto)

Berita Terkait

  • DIALOG PROAKTIF: Anton Dorong Kesetaraan Gender

    KLATEN – Anton Lami Suhadi berharap peran aktif perempuan dalam bidang ekonomi dan politik perlu lebih ditingkatkan. Perempuan sudah bukan lagi berkecimpung di ranah domestik. Bahkan kalau perlu, memberanikan diri maju sebagai calon legislatif. Hal itu disampaikannya dalam program Proaktif DPRD Jawa Tengah di Kecamatan Karangdowo, Klaten, belum lama ini.

  • MEDIA TRADISIONAL: Kembangkan Seni Karawitan dan Geguritan

    SUKOHARJO – Sejumlah kesenian lokal seperti karawitan, sendratari sampai wayang orang dipentaskan di Pendapa Kantor Graha Satya Praja, Sukoharjo, Senin (24/10/2022). Pementasan itu bagian dari program Media Tradisional (Metra) DPRD Provinsi Jawa Tengah. Anggota DPRD Jateng Sumarsono hadir langsung dalam acara itu.

  • Perlu, Perpanjangan Ruas Tol Solo-Jogja

    KLATEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng memantau pelaksanaan pembangunan Ruas Tol Solo-Jogja di Kabupaten Klaten, Rabu (7/10/2020). Dalam pantauan itu, Komisi D menilai perlu adanya perpanjangan ruas jalan tol hingga melewati Bandara Internasional Yogyakarta guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di 2 provinsi yakni Jateng dan DIY.

  • DPRD Meminta Pembangunan Jangan Merugikan Rakyat

    GEDUNG BERLIAN – Anggota DPRD Jateng A Baginda MM meminta kepada organisasi kemahasiswaan hendaknya bisa berpikir jernih terkait permasalahan di Desa Wadas, Purworejo. Mahasiswa harus bisa memilah dan memilih sebuah permasalahan supaya dalam mengambil sikap tetap objektif.