Komisi E Terima Audensi Gerakan Beta Indonesia

WhatsApp Image 2022 01 31 at 13.45.37 (1)

DIALOG KEPEMUDAAN : Jajaran Komisi E berdialog dengan Gerakan Beta Indonesia yang dipelopori Hervian Putra Pratama.(foto: azhar alhadi)

GEDUNG BERLIAN – Komisi E menerima audensi Gerakan Beta Indonesia di ruang komisi, Senin (31/1/2021). Sekretaris Komisi E Sri Ruwiyati bersama Yohannes Winarto dan Endro Dwi Cahyono menemui mereka.

Dalam kesempatan itu Hervian Putra Pratama selaku pendiri (faunder) menjelaskan mengenai ihwal pendirian organisasi serta tujuan menemui DPRD Jateng. Gerakan Beta Indonesia merupakan organisasi nirlaba dalam mengampanyekan isu kesehatan mental di kalangan generasi muda  Indonesia serta mendukung program pemerintahan mempersiapkan SDM unggul Indonesia Emas 2045.

Dalam perjalananya, lanjut Putra, ternyata masih banyak masalah kesehatan jiwa dikalangan usia produktif. Merujuk data Riskesdas (riset kesehatan dasar) 2018 pada usia remaja (15-24 tahun) memiliki persentase depresi sebesar 6,2%. Depresi berat akan mengalami kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri (self harm) hingga bunuh diri. Sebesar 80-90% kasus bunuh diri merupakan akibat dari depresi dan kecemasan. Kasus bunuh diri di Indonesia bisa mencapai 10.000 atau setara dengan setiap satu jam terdapat kasus bunuh diri. Artinya perlu adanya inovasi program edukatif, promotif dan preventif sesuai UU No 18/2014 tentang Kesehatan Jiwa.

Sri Ruwiyati menegaskan secara prinsip DPRD mendukung semua kegiatan kepemudaan untuk kemaslahatan. Diakuinya jarang ada organisasi/kelompok yang bergerak di sektor pengembangan kesehatan mental. Ia pun akan meminta Dinas Kesehatan Jateng supaya dapat memberi peluang kepada Gerakan Beta Indonesia untuk bisa berkecimpung kepada masyarakat.

Terlebih lagi, Gerakan Beta Indonesia, lanjut Sri, sudah melakukan audensi dengan DPR RI. Tindak lanjut dari pertemuan itu akan ditunggu-tungggu DPRD.

“Ke depan tantangan untuk pemuda semakin komplek. Dituntut inovasi dan kreativitas dalam mengolah emosi supaya bisa beradaptasi dan menjadi pemuda yang sehat secara jasmani dan rohani,” ucapnya.

Sementara Yohanes Winarto mengungkapkan, legalitas dari organisasi sangatlah penting terutama bila bekerja sama dengan pemerintah. Dengan demikian kiprah organisasi ini menjadi terukur.

Pun dengan Endro Dewi Dwi Cahyono menekankan perihal kesinambungan dan konsistensi dari kegiatan organisasi. Di kalangan masyarakat pun kiprah dari Gerakan Beta Indonesia menjadi dikenal.(azhar/priyanto)

Info Lainnya

  • Koridor Baru Aglomerasi Trans Jateng Siap Layani Rute Gelangmanggung

    MUNGKID – Koridor baru Aglomerasi Trans Jateng untuk wilayah Gelangmanggung (Magelang–Temanggung) rencananya melayani rute Terminal Maron (Temanggung)–Terminal Tidar (Kota Magelang)–Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) pulang-pergi. Layanan itu dioperasikan mulai Agustus 2027 menggunakan 14 armada bus medium.

  • Komisi C Pantau Kinerja Bank Jateng Cabang Karanganyar & Sukoharjo

    KARANGANYAR – Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyoroti kinerja Bank Jateng di tingkat kantor cabang agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto Baharudin menegaskan, sebagai penyumbang sekitar 90% pendapatan BUMD bagi daerah, Bank Jateng harus menunjukkan kinerja yang sehat dan terus meningkat.

  • Tata Kelola Lahan yang Baik Dukung Sektor Pariwisataan

    PEMALANG – Guna mendapatkan data dan informasi yang lebih komprehensif, Komisi B DPRD Provinsi Jateng bertandang ke Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Pemalang dan Kantor Cabang Kehutanan Wilayah IV Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Jateng di Kota Pekalongan, Senin (20/7/2026). Kegiatan itu dilakukan dalam rangka penyusunan Raperda tentang Tata Kelola & Rehabilitasi Lahan Kritis & Reklamasi Hutan Daerah

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.