Duplikasi Data Kependudukan Perlu Diwaspadai

Screenshot 20220104

DATA PENDUDUK. Komisi A DPRD Provinsi Jateng berdiskusi bersama jajaran Disdukcapil Kabupaten Boyolali membahas persoalan pelayanan adminduk di Kantor Disdukcapil setempat, Selasa (4/1/2022). (foto antonius george raynaldi eka bayu prakasa)

BOYOLALI –  Persoalan duplikasi data atau munculnya data ganda penduduk menjadi sorotan Komisi A DPRD Provinsi Jateng. Untuk itu, Komisi A meminta setiap disdukcapil dapat mewaspadainya dengan cara pembaruan data atau updating data dalam administrasi kependudukan (adminduk). 

Demikian disampaikan Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jateng Mohammad Saleh saat berdiskusi bersama jajaran Disdukcapil Kabupaten Boyolali membahas persoalan pelayanan adminduk di Kantor Disdukcapil setempat, Selasa (4/1/2022). Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi kinerja apik jajaran disdukcapil Kabupaten Boyolali selama pandemi Covid-19 ini.

“Pembaruan data merupakan langkah positif yang telah dilakukan Disdukcapil Boyolali dimana pelayanannya berarti sudah masuk ke desa-desa. Proses pembaruan data itu kami rasa sangat penting. Kami mendukung sehingga harapannya ke depan tidak ada lagi duplikasi data,” kata Legislator Golkar itu.

Sependapat dengan pernyataan tersebut, Anggota Komisi A Stephanus Sukirno berpesan kepada jajaran disdukcapil untuk tetap mempertahankan kinerja baik yang telah terlaksana. “Salut, selamat bekerja, pertahankan apa yang sudah baik, dan teruslah berkembang. Menjadi pelayan memang tidak mudah tetapi jalanilah demi kebaikan masyarakat, merdeka!” tegas Politikus PDI Perjuangan itu.

Mendengar DPRD tersebut, Kepala Disdukcapil Kabupaten Boyolali Susilo Hartono mengaku selama ini pihaknya terus melakukan pembenahan data ganda kependudukan di Kabupaten Boyolali. Dikatakan, ada 302 pos pelayanan yang terletak di 22 kecamatan, 267 pos pelayanan di desa/ kelurahan, dan di pelayanan kesehatan, baik rumah sakit swasta maupun rumah sakit pemerintahan, yang membantu proses update dan perbaikan data kependudukan.

“Saat ini sedang berjalan pembenahan data terkait dengan data ganda. Data nanti dari desa masuk ke pendamping dari inspektorat yang ada di wilayah kecamatan masing-masing. Kemudian dibawa kesini semuanya untuk diolah, harapannya ke depan tidak ada lagi persoalan duplikasi data kependudukan,” kata Susilo. (jos/ariel)

Berita Terkait

  • MEDIA TRADISIONAL: Dalang Ki Bagong Kolaborasikan Wayang dan Teknologi

    KLATEN – Dalang Ki Bagong Darmono berhasil mengkolaborasikan kesenian wayang dengan teknologi dengan menayangkan secara langsung setiap pementasan wayang di media sosial. Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi E DPRD Jateng Anton Lami Suhadi dalam acara dialog “Nguri-uri Budaya Bersama DPRD Jateng” di Padepokan Seni Bagonk Group Klaten, Kamis (1/4/2022).

  • Didukung, Brebes Jalankan Program Penguatan Pengarusutamaan Gender

    BREBES – Komisi E DPRD Jateng secara maraton terus menggali masukan guna penguatan data dalam naskah akademik Raperda Penyelenggaraan Pangarusutamaan Gender (PUG). Pada Kamis (4/2/2021), para wakil rakyat tersebut mendatangi Kabupaten Brebes dipimpin Sekretaris Komisi E Sri Ruwiyati dan Wakil Ketua Abdul Aziz didampingi Dewi Indrajati Kabid P3A Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Jawa Tengah. Mereka diterima Dra. Rini Pujiastuti selaku Sekretaris DP3KB Kab. Brebes.

  • Dunia Kerja Perlu Serap Lulusan SMA/SMK

    POTENSI KERJA. Komisi E DPRD Provinsi Jateng dalam diskusi bersama Pemkab Wonogiri, Jumat (4/2/2022), membahas potensi lulusan SMA/SMK dalam dunia kerja. (foto choirul amin) WONOGIRI – Penyelenggaraan Bursa Kerja Perlu menyesuaikan potensi lulusan SMA/SMK yang ada di tiap daerah. Demikian disampaikan Ketua…

  • Partisipasi Masyarakat dalam Demokrasi

    SEMARANG – Semua masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam demokrasi. Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman, saat menjadi pembicara dalam diskusi ‘Pemeliharaan Keharmonisan dan Kerukunan Antar Umat Beragama serta Penghayatan Kepercayaan’ yang digelar Badan Kesbangpol Provinsi Jateng di Hotel Puri Garden Kota Semarang, Senin (22/2/2021).