DPRD Riau Pelajari Persoalan Jalan di Jateng

IMG 20211221 WA0035

DISKUSI JALAN. Komisi IV DPRD Provinsi Riau berkunjung dan berdiskusi bersama Komisi D DPRD Provinsi Jateng di Ruang Rapim Lantai 1 Gedung Berlian, Selasa (21/12/2021), membahas soal strategi pengawasan pembangunan jalan dan infrastruktur. (foto Alfariz Firdausya Bintang Permana)

GEDUNG BERLIAN – Komisi IV DPRD Provinsi Riau berdiskusi dengan Komisi D DPRD Provinsi Jateng membahas soal strategi pengawasan pembangunan jalan dan infrastruktur. Diskusi itu digelar di Ruang Rapim Lantai 1 Gedung Berlian, Selasa (21/12/2021).

Dalam diskusi, Pimpinan Rombongan Dewan Nurzafri Tanjung menanyakan aturan lebar jalar yang ada di Jateng dan APBD untuk pengawasan pembangunan jalan. Pertanyaan itu dilontarkannya mengingat 2 tahun terakhir ini semua anggaran di refocusing untuk menangani pandemi Covid-19.

“Bagaimana menangani persoalan jalan, termasuk anggaran infrastruktur, mengingat kita semua merasakan efek dari pandemi ini,” katanya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng Moch. Ichwan mengatakan Jateng saat ini akan memberlakukan perda untuk jalan utama minimal 7 meter. Soal ABPD di Bina Marga, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami refocusing tapi tetap sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

“Dalam RPJMD bahwa Jateng (semangatnya) tanpa jalan berlubang, maka bersama-sama Bina Marga benar-benar mengamankan hal tersebut,” kata Ichwan.

Untuk penanganan jalan provinsi yang rusak, dilakukan berdasarkan laporan. Bina Marga memantau melalui Pokmas Balai yang dibentuk oleh Binamarga. 

“Saat ini, ada 9 Balai yang tersebar di Jateng,” ucapnya. (soni/ariel)

Berita Terkait

  • Pelayanan Panti Sosial Anak Perlu Ditingkatkan

    TEGAL – Pelayanan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) perlu ditingkatkan. Untuk itu, Komisi E DPRD Provinsi Jateng meninjau panti pelayanan sosial, salah satunya Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) Suko Mulyo, Jalan dokter Soetomo 50 Kota Tegal, Jumat (7/6/2024).

  • Tingkatkan Mutu SLB di Jateng, Dewan Kunjungi SGPLB Jogja

    YOGYAKARTA – Komisi E DPRD Jateng berkunjung ke sekolah guru pendidikan luar biasa (SGPLB) di Kota Yogyakarta, Jumat (28/6/2019), dalam rangka mencari data dan informasi soal peningkatan mutu dan pendidikan SLB Negeri. Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Jateng Ahmadi pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus membutuhkan level kecerdasan dan kesabaran seingga metode pengajarannya berbeda dari sekolah biasa.

  • Penyandang Disabilitas Butuh Perhatian

    GEDUNG BERLIAN – Komisi E DPRD Jawa Tengah siap mengawal aspirasi untuk Raperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas yang sedang digodok oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi E Abdul Aziz seusai audiensi dengan Jaringan Kawal Jawa Tengah Inklusi di Gedung Berlian, Selasa (3/3/2021).