DPRD Kalsel ‘Belajar’ Tatib ke Gedung Berlian

IMG 20230306 WA0006

SOAL TATIB. DPRD Provinsi Kalsel menyambangi Gedung Berlian, Senin (6/3/2023), guna studi komparasi mengenai pembentukan tatib. (foto ganang faisol)

GEDUNG BERLIAN – Pansus Tata Tertib (Tatib) DPRD Provinsi Kalsel menyambangi DPRD Provinsi Jateng, Senin (6/3/2023), guna studi komparasi mengenai pembentukan tatib. Rombongan dewan itu diterima Ketua BK DPRD Provinsi Jateng Stephanus Sukirno bersama Anggota BK, Yusuf Hidayat dan Muhammad Yunus, di Lantai 4 Ruang Banggar Gedung Berlian.

Yani Helmi selaku Ketua Pansus Tatib DPRD Provinsi Kalsel menjelaskan bahwa pihaknya ingin mempertajam materi mengenai pembentukan tatib. Ia menilai Tatib DPRD Provinsi Jateng dapat menjadi bahan pertimbangan. 

“Kami disini ingin mempertajam saat akan membentuk tatib. Selain itu, tatib nantinya juga menyangkut dengan penyuluhan perda ke masyarakat mengenai produk hukum DPRD,” katanya.

Mendengarnya, Muhammad Yunus menjelaskan tatib di DPRD Provinsi Jateng salah satunya mengacu ruang lingkup rapat. Dikatakan, dalam kegiatan rapat, dewan bisa hadir secara fisik maupun virtual dan harus sesuai kuorum.

“Kami juga menambahkan bahwa setiap anggota harus memberikan nilai kebangsaan melalui kegiatan sosialisasi perda dan non-perda, penguatan demokrasi daerah, dan media tradisional.

Melalui sosialisasi tersebut, kami juga menjelaskan perda yang kami sudah buat itu sudah selesai ataupun yang masih dalam proses,” jelas Yunus.

Ditambahkan, ada juga tatib mengenai jadwal penerima tamu. “Jadi, anggota yang ditugaskan diminta untuk tetap tinggal di kantor, jika ada tamu yang datang ke DPRD,” tambahnya. (ganang/ariel)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam