Komisi A Bahas Standar Pembiayaan Pilkada

IMG 20260924 WA0063

DANA CADANGAN. Komisi A DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal Dana Cadangan Pilkada di Kantor KPU Kota Surakarta, Rabu (23/9/2026). (foto rahmat yasir widayat)

SURAKARTA β€” Komisi A DPRD Provinsi Jateng menekankan pentingnya pengalokasian dan kesiapan dana cadangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebagai fondasi keberlanjutan demokrasi daerah. Kesiapan finansial dinilai menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan pesta demokrasi mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi A, Mukafi Fadli, usai menggelar pertemuan dan diskusi di Kantor KPU Kota Surakarta, Rabu (23/9/2026). Ia menjelaskan pemenuhan dana cadangan Pilkada merupakan krusial yang harus diselesaikan sejak dini, terlepas dari kepastian jadwal penyelenggaraan pemilu daerah selanjutnya.

“Tentu itu menjadi hal penting dan krusial untuk dituntaskan tentang dana cadangan tersebut, meskipun di tengah ketidakpastian apakah pemilu daerah digelar pada 2029 atau 2031. Langkah itu adalah bagian dari komitmen kita untuk mempersiapkan pemilu sebagai kunci demokratisasi,” ujar Mukafi.

1001176375

Ia menambahkan persiapan dana cadangan daerah akan berdampak langsung pada kesiapan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Surakarta. Dari hasil diskusi tersebut, Komisi A menilai Kota Surakarta memiliki tingkat kesiapan yang sangat tinggi dibanding daerah lain.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) Solo tergolong besar sehingga kota ini lebih siap. Ini berbeda dengan beberapa kabupaten lain yang masih membutuhkan bantuan atau support dana dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Kendati dinilai siap, Komisi A DPRD Provinsi Jateng menyoroti pentingnya penyusunan standar pembiayaan agar pengajuan dana cadangan tidak memberikan beban berlebih pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ke depan, pihak provinsi akan berupaya menyelaraskan regulasi penganggaran di seluruh kabupaten dan kota untuk memastikan interaksi antarwilayah tetap terjaga sekaligus menjamin efisiensi anggaran.

“Dengan begitu, penganggarannya bisa betul-betul tepat sasaran dan tetap mengusung semangat efisiensi,” pungkasnya. (teguh/red.)

1001176376

Info Lainnya