Daerah Diminta Percepat Koneksikan Jaringan SPAM

IMG

KUNJUNGAN KERJA : Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso memimpin kunjungan kerja ke Kantor Perumda Air Minum Kota Surakarta.(foto: dyana sulist)

SURAKARTA – Pada Senin (9/10/2023), Komisi D DPRD Jateng berkunjung ke Kantor Perumda Air Minum Kota Surakarta. Kunjungan itu untuk mencari data dan masukan guna pembahasan rancangan Perda Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Provinsi Jawa Tengah. Dalam kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso beserta rombongan diterima Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Surakarta Agustan.

‘’Kunjungan dilakukan dalam rangka persiapan raperda sistem penyediaan air minum (SPAM) pada tahap akhir pembahasan di Jateng, serta meminta masukan dan kondisi real di lapangan. Perda ini perlu dikawal dan didorong agar bisa secepatnya terealisasi,‘’ jelas Hadi.

Raperda itu dinilai perlu sebagai upaya penanganan bencana kekeringan di 32 kabupaten/ kota, kata Hadi, Selain itu, Raperda SPAM juga salah satu upaya untuk menangani kemiskinan dalam rangka pemenuhan kebutuhan air bersih. Sementara itu, konteks lambatnya proses spam regional, beberapa hal terkait air dibawah tanah dan diskusikan bukan pengolah air minum saja,  karena dampak untuk lingkungannya besar. 

Menanggapi hal itu Agustan menjelaskan, dukungan dari provinsi berupa pemasangan jaringan pipa distribusi sudah terbangun, khusus SPAM regional ini ditempatkan di kawasan utara. Berharap waktu tahun 2020 sudah selesai tetapi harus mundur sampai tahun 2024.

‘’Semakin cepat pembangunan industri pertama, harga kesepakatan pun sudah di sepakati. Kota solo dapat penghargaan bebas dari air limbah, solo juga sudah mengelola 44 ribu septic tank dan ada siklusnya. Secara bertahap, yang tidak perlu diambil dalam jangka waktu 3 tahun, dan ini hanya pertama ada di Solo, kami selanjutnya akan membantu Kota Semarang, ‘’ ujarnya.

Menambahkan, anggota Komisi D Chamim Irfani berharapa program SPAM ini cepat terselesaikan. Manfaat pentingnya untuk masyarakat dan daerah, Perumda Surakarta ini mampu meningkatkan pendapatan dengan  menggenjot usaha yang telah ada. Inovasi harus dijalankan dengan kinerja yang semakin baik,” katanya.(dyana/priyanto)

Berita Terkait

  • DIALOG PROAKTIF : Agung BM Dirikan Ponpes Khusus Lansia

    UNGARAN – Pernah mencatatkan sejarah sebagai Anggota Dewan termuda tahun 2004, saat menjadi Anggota Legislatif DPRD Kota Semarang selama 3 periode, nama Agung Budi Margono mulai dilirik publik saat beliau secara intens dan konsisten menjadi wakil rakyat selama 15 tahun dengan advokasi dan tingkat kepedulian yang tinggi, salah satunya membersamai lansia (lanjut usia).

  • Didukung, Brebes Jalankan Program Penguatan Pengarusutamaan Gender

    BREBES – Komisi E DPRD Jateng secara maraton terus menggali masukan guna penguatan data dalam naskah akademik Raperda Penyelenggaraan Pangarusutamaan Gender (PUG). Pada Kamis (4/2/2021), para wakil rakyat tersebut mendatangi Kabupaten Brebes dipimpin Sekretaris Komisi E Sri Ruwiyati dan Wakil Ketua Abdul Aziz didampingi Dewi Indrajati Kabid P3A Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Jawa Tengah. Mereka diterima Dra. Rini Pujiastuti selaku Sekretaris DP3KB Kab. Brebes.

  • Komisi E Ingin Dana Penanganan Covid-19 Terfokus

    PATI – Komisi E DPRD Jateng ingin anggaran penanganan Covid-19 dari APBD Jateng 2020 bisa digunakan secara maksimal. Dengan anggaran yang dikucurkan Pemprov Jateng sebesar Rp 1,3 triliun ditambah anggaran dari pusat akan bisa menjadikan penanangan pandemi lebih fokus.