BUMD Perbankan Perlu Fokus Layanan Digital

20231213114249 IMG

DIGITALISASI PERBANKAN. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan jajaran manajemen Bank BJB Cabang Cirebon, Rabu (13/12/2023), membahas soal digitalisasi perbankan. (foto ervan ramayuda)

CIREBON – Dalam rangka peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan keuangan BUMD bidang Perbankan, Komisi C DPRD Provinsi Jateng melakukan studi komparasi dengan PT. Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Cirebon, Rabu (13/12/2023). Komisi C didampingi Biro Hukum Setda Provinsi Jateng, Bapenda, Bank Jateng, dan BPR BKK Jateng.

Pada kesempatan itu, Ofik Taufik Robiyana selaku Pimpinan Bank BJB Cabang Cirebon mengatakan selama ini pihaknya fokus pada nasabah non-ASN, meski secara kepemilikan saham sebagian besar dari Pemprov Jabar, Pemprov Banten, pemkab/ pemkot di Provinsi Jabar dan Banten.

“Fokus layanan ke non-ASN karena bentuk hukum kami sekarang sudah Tbk,” katanya.

Menanggapinya, Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Sriyanto Saputro mengaku apresiatif dengan kinerja Bank BJB yang selama ini sangat profesional. Ia menilai kinerjanya sudah mampu bersaing dengan bank-bank umum lainnya.

“Karena bentuk hukumnya kini sudah Tbk, Bank BJB mampu menjalankan bisnis secara profesional dan lebih luwes,” kata Sriyanto.

Mendengar hal itu, Manager Operasional Bank BJB Cabang Cirebon Prasetyo Nugroho mengatakan saat ini Bank BJB berupaya meningkatkan layanan digital dengan platform ‘Go-Smart City.’ Platform itu meliputi Go-Goverment, Go-Branding, Go-Economy, Go-Living, Go-Society, dan Go-Environment.

“Sasaran digitalisasi Bank BJB itu merupakan bagian utama dalam visi dan misi Bank BJB,” kata Prasetyo.

Menanggapinya, Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Agung Budi Margono mengakui layanan digital sangat diperlukan di era sekarang. Terlebih, kaum milenial merupakan nasabah potensial.

“Bagaimana strategi dalam pelayanan digital terhadap kaum milenial tersebut?” tanya Agung.

Menjawab hal itu, Prasetyo mengaku sangat concern terhadap kaum muda. Hal itu dapat dilihat dari beberapa program yang sudah dijalankan selama ini.

“Kami sudah beradaptasi dengan mobile banking. Selain itu, ada layanan BJB Goes to Campus dimana kami bisa merambah nasabah dari kaum muda maupun merekrut pegawai dari kaum muda,” kata Prasetyo.

Soal penyaluran kredit, ia menambahkan Kantor Bank BJB Cabang Cirebon sangat fokus pada perkembangan di sektor UMKM. Tercatat, Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2023 ini sudah tersalurkan sekitar Rp 151 miliar dari target Rp 144 miliar. 

“Dari angka itu, rasio NPL (non-performing loans/ kredit macet) masih dibawah 1 persen,” tandasnya. (ryo/ariel)

Berita Terkait

  • Proyek Jalan Ngablak Magelang Dipantau

    MUNGKID – Perbaikan jalan di daerah Magelang-Ngablak batas Kabupaten Semarang kini terus dilakukan. Saat Komisi D DPRD Jateng meninjau ke lokasi perbaikan, Senin (26/8/2019), tampak pengaspalan sedang dikerjakan dengan pelebaran jalan.

  • MEDIA TRADISIONAL: Karawitan Bisa Go International

    PEMBICARA: Anggota DPRD Jateng Sriyanto Saputro menjadi pembicara perihal seni karawitan gaya sragenan.(foto: dewi sekarsari) SRAGEN – Alunan gending Jawa yang rancak  dipadukan nyanyian lagu bahasa jawa dengan irama yang dinamis dan cengkok yang khas yang dibawakan oleh sinden atau…

  • Samsat Purbalingga Perlu Genjot Pendapatan

    PURBALINGGA – Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah melaksanakan pantauan ke Samsat Kab. Purbalingga. Komisi C DPRD Prov. Jateng melakukakan monitoring perkembangan & pengelolaan UPPD Bapenda Provinsi Jawa Tengah, bertempat di Ruang Pertemuan Samsat Kab. Purbalingga pada Kamis (2/5/2024). Wakil Ketua Komisi C Sriyanto Saputro didampingi langsung oleh Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Nadi Santoso. 

  • Disorot, Pemeliharaan Proyek Irigasi Bonggo Sragen

    SRAGEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng meninjau pemeliharaan proyek perbaikan dan pembangunan yang telah dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2021 di Daerah Irigasi (DI) Bonggo Kabupaten Sragen, Jumat (4/3/2022). Dalam peninjauan itu, Komisi D didampingi oleh Kabid Irigasi & Air Baku Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air & Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jateng Rahman Wahyu Adi Kartika, dan Kepala PSDA Bengawan Solo Agung Prihantono.