Bukit Telomoyo Mulai Dipadati Pengunjung

20190617001212 IMG

OBJEK WISATA : Jajaran Komisi B melihat perkembangan pengelolaan wisata di Bukit Telomoyo di Dusun Pandean, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang.(foto: setyo herlambang)

MUNGKID – Geliat sektor pariwisata mulai tumbuh di beberapa titik wisata lokal di Jawa Tengah. Seperti salah satu objek wisata alam Bukit Telomoyo di Dusun Pandean, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Setiap hari tercatat lebih kurang 300 pengunjung.

Komisi B DPRD Jawa Tengah pada Senin (31/5/2021), berkesempatan melihat langsung objek wisata alam tersebut. Seperti dikemukakan Ketua Komisi B, Soemanto, pelan tapi pasti sektor pariwisata segera pulih. Mengenai permasalahan akses infrastruktur, akan menjadi kajian bersama karena penguatan ekonomi melalui sektor pariwisata saat ini menjadi primadona.

“Sesuai kami lihat, sektor pariwisata lokal kembali mulai dipadati pengunjung. Mengingat masih pada masa pandemi Covid-19, tetap ada pembatasan jumlah pengunjung serta penerapan protokol kesehatan,” kata politikus PDI Perjuangan saat meninjau dua titik lokasi Telomoyo itu.

Menanggapi, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wardoyo mengatakan, semenjak pandemi covid-19 ada penurunan jumlah wisatawan karena pembatasan jam dan jumlah pengunjung. Terlebih lagi, penerapan protokol kesehatan juga dilakukan petugas sepanjang jalur Telomoyo dari titik parkir, jalur pendakian sampai ke puncak bukit.

“Pembatasan jumlah pengunjung hanya diberi kuota sebesar 30% saat kondisi normal, dan maksimal jam mengunjungi dibatasi sampai sore, pukul 15.00. Untuk hari kerja pengunjung mencapai 300 orang sedangkan saat akhir pekan mencapai seribu orang, oleh karena itu pemberlakuan protokol kesehatan secara ketat memang diperlukan,” ujar dia.(setyo/priyanto)

Berita Terkait

  • Komisi C Bahas Kinerja PDAB Tirta Utama

    SLAWI – PD Air Bersih Tirta Utama merupakan perusahaan pengelola air bersih dengan bahan baku yang melimpah dan murah. Dengan kondisi itu, DPRD Provinsi Jateng berharap perusahaan daerah tersebut mampu meminimalisir kendala dan mengoptimalkan pengelolaan dari hulu hingga hilir, termasuk pendistribusiannya ke daerah-daerah yakni perusahaan-perusahaan daerah air minum (PDAM) di kabupaten/ kota.

  • PRIME TOPIC: Pemuda Perlu Wadah Berkreasi

    UNGARAN – Menumbuhkan daya kreativitas pada generasi muda perlu menciptakan ruang-ruang yang membuat mereka berpikir kritis, tangguh dan bertalenta. Pemuda membutuhkan ruang penyaluran energi positif supaya tidak mudah terjerumus pada hal negatif.