Bahas Penanganan Covid-19 bersama Jatim

Screenshot 20201127 223607

GEDUNG BERLIAN –  Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jateng Muhammad Saleh menerima rombongan tamu dari DPRD Provinsi Jatim dengan agenda pembahasan penanganan Covid-19 dan refocusing anggaran di Lantai 4 Ruang Banggar Gedung Berlian, Jumat (27/11/2020). Membuka diskusi, dia menjelaskan refocusing anggaran sangat berguna untuk penanganan pencegahan covid-19, terutama penyediaan masker medis, alat pelindung diri, dan bantuan jaring pengaman sosial. 

Terlebih lagi, menjelang akhir tahun prediksi penambahan jumlah suspect meningkat.

Refocusing anggaran untuk menangani Covid-19 terus dilakukan, mengingat belum ada tandanya penurunan secara signifikan. Banyak anggaran yang dialihkan dari tiap komisi untuk menekan angka penularan agar tidak meluas. Terlebih lagi, kasus di Jateng meningkat beberapa pekan lalu saat libur panjang dimulai. Fokus anggaran juga menjadi perhatian khusus, mengingat angka pendapatan turun,” terangnya.

Sementara, Anggota Banggar DPRD Provinsi Jatim Basuki Babbusalam mengaku sependapat dengan kinerja kedewanan tersebut. Ia mengatakan tindakan serupa juga dilakukan DPRD Provinsi Jatim dalam hal penanganan Covid-19, yang harus terkawal dengan baik prosesnya. 

“Kami bersama eksekutif terus melakukan fokus anggaran untuk penanganan Covid-19, proses penyaluran dana sampai ke tangan penerima juga harus dikawal dengan ketat,” jelas Basuki. (tyo/ariel)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.