DPRD Siap Bersinergi, Bekerja dan Berjalan Bersama Pemprov Jateng

3

SEMARANG – Suasana penuh kehangatan dan keakraban tergambar pada acara silaturahmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan anggota DPRD Jateng terpilih periode 2019-2024 di Gradhika Bakti Praja, Kantor Pemprov Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (2/9/2019).

Gubernur Ganjar Pranowo, Sekretaris Daeerah (Sekda) Dr Sri Puryono mengundang anggota DPRD terpilih. Turut hadir pada acara itu Pangdam IV Diponegoro Mayjen Muchammad Effendi, jajaran Polda, Kejati dan tamu undangan lain.

Bambang Kusriyanto

Mengawali acara, perwakilan anggota Dewan terpilih Bambang Kusriyanto didaulat untuk memberikan sambutan. Mengenakan baju putih lengan panjang, dia menyatakan, keanggotaan DPRD periode 2019-2024 siap bersinergi, bekerja dan berjalan bersama dengan Pemprov Jateng.

“Setelah dinyatakan tidak ada sengketa hasil Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), maka proses selanjutnya adalah menyusun pelantikan. Semua telah berjalan dengan sukses. Kami pun siap bersama-sama menjadi pelayan dan wakil rakyat,” ungkap Bambang Kusriyanto.

Selanjutnya Ketua DPRD Jateng Dr Rukma Setyabudi dalam sambutannya menekankan soal arti penting penyusunan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN). Lembaga DPRD Jateng bersama Pemprov mendapatkan penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas peran aktif dan ketaatan melaporkan harta kekayaan.

“Hanya di Jateng, lembaga Pemprov dan DPRD Jateng bisa bersama mendapatkan penghargaan dari KPK. Kepada DPRD yang baru, penghargaan ini harus dipertahankan,” ucapnya.

Menyinggung soal aspirasi, dia menegaskan, DPRD siap memperjuangkan segala bentuk aspirasi warga. Selama ini tidak ada aspirasi yang tertolak.

Gubernur Ganjar Pranowo

Pada kesempatan itu Gubernur Ganjar Pranowo menyatakan, pihaknya perlu menyamakan persepsi dengan DPRD yang baru. Ada beberapa penajaman fokus pembangunan untuk disesuaikan dengan RPJMD. Masalah penanggulangan kemiskinan, penyiapan lapangan kerja, perumahan, perempuan dan anak. Termasuk masalah kebencanaan dan sampah turut menjadi perhatian tersendiri agar bisa terpecahkan. Sesuai rencana pada Selasa (3/9/2019) akan dilakukan pengambilan sumpah 120 angggota DPRD Jateng di Gedung Berlian.(tyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Masyarakat Perlu Bangun Komunikasi Publik yang Berdampak

    SEMARANG – Arus digitalisasi yang bergerak cepat dinilai telah mengubah wajah komunikasi publik pemerintahan. Di tengah derasnya perkembangan media sosial, teknologi digital hingga kecerdasan buatan, humas pemerintah dituntut tidak lagi sekadar menyampaikan informasi formal tapi mampu membangun komunikasi yang cepat, akurat dan berdampak bagi masyarakat.

  • Agung Hariyadi Jabat Posisi Sekwan Jateng

    GUBERNURAN โ€“ Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melantik dan mengambil sumpah 27 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama serta Pejabat Fungsional Ahli Utama di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jateng. Pelantikan berlangsung di Gradhika Bakti Praja, Senin (27/4/2026).

  • Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng

    GUBERNURAN โ€“ Sebanyak 14 nama pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng telah diambil sumpah jabatan oleh Gubernur Ahmad Luthfi, Kamis (15/1/2026). Para pejabat tersebut menjadi bagian dari 1.049 pejabat di lingkungan Pemprov Jateng di Gedung Grhadika Bhakti Praja.

  • Setwan Jateng Raih KIP Award 5 Kali Berturut-turut

    SEMARANG โ€“ Dalam perhelatan bergengsi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Award 2025, Selasa malam (16/12/2025), Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga yang transparan dan akuntabel dengan meraih predikat ‘Informatif.’ Pencapaian itu menjadi catatan sejarah istimewa karena Setwan Provinsi Jateng berhasil mempertahankan prestasi tersebut selama 5 tahun berturut-turut.

  • FGD WARTAWAN: Media di Era Disrupsi

    SEMARANG – Perubahan model bisnis kini telah mempengaruhi sejumlah aspek, tidak terkecuali bisnis media massa. Hal itu menjadi sorotan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Media di Era Disrupsi.’