Sektor Pariwisata di Jateng Butuh Tata Kelola yang Lebih Baik

IMG 20260605 WA0114

DISKUSI WISATA. Komisi B DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal kepariwisataan objek wisata HeHa Sky View Kabupaten Gunungkidul DI. Yogyakarta, Jumat (5/6/2026). (foto nora)

GUNUNGKIDUL – Komisi B DPRD Provinsi Jateng menyambangi objek wisata HeHa Sky View Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Jumat (5/6/2026). Tujuannya, memperoleh data dan informasi terkait penyelenggaraan kepariwisataan dan pengelolaan destinasi wisata.

Rombongan dipimpin oleh Sekretaris Komisi B DPRD, dokter Sholeha Kurniawati, dan diterima oleh Aprio Rabadi selaku Manajer HeHa Sky View. Pada kesempatan itu, Sholeha mengatakan destinasi wisata seperti HeHa Sky View saat ini memiliki pangsa pasar yang jelas dan layak untuk terus dikembangkan. Menurut dia Jateng juga memiliki banyak potensi wisata dengan panorama menarik yang dapat dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

“Jika sektor pariwisata berkembang, tentu akan mendorong perekonomian masyarakat, termasuk UMKM, transportasi, perhotelan, dan sektor pendukung lainnya,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Aprio Rabadi menjelaskan bahwa HeHa Sky View mengusung konsep wisata keluarga yang memadukan panorama alam, kuliner, dan berbagai fasilitas pendukung yang terus diperbarui mengikuti perkembangan tren wisata. “Selain mengandalkan keindahan alam, kami juga terus melakukan inovasi pada fasilitas dan layanan agar wisatawan memiliki alasan untuk kembali berkunjung,” jelas Aprio.

1000979848

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jateng, David Ishaq Aryadi, menilai pengelolaan HeHa Sky View dapat menjadi referensi bagi pengembangan destinasi wisata di Jateng. “Yang menarik dari HeHa Sky View bukan hanya pemandangan alamnya tapi bagaimana pengelola mampu menghadirkan inovasi dan menciptakan daya tarik yang terus berkembang. Model pengelolaan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan destinasi wisata di Jawa Tengah,” ungkap David.

Melalui kunjungan tersebut, Komisi B berharap dapat memperoleh berbagai masukan yang dapat menjadi bahan pertimbangan. Tujuannya untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di Jateng agar semakin berdaya saing dan berkelanjutan. (heni/red.)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan