RAPAT KERJA: Bahas Rencana Kerja dengan Biro Perekonomian, BUMD, & Disnakertrans

IMG

Bambang Haryanto. (foto erpan)

GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat RKPD 2026, Jumat (20/6/2025), Komisi C DPRD Provinsi Jateng mengundang beberapa OPD dan sejumlah BUMD. Pada kesempatan itu, Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto mempersilahkan Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng untuk memaparkan rencana kerjanya.

Dalam laporannya, Kepala Biro Perekonomian Agus Prasutyo menjelaskan beberapa hal di bidang keuangan keuangan seperti realisasi pencapaian kinerja keuangan BUMD. Selain itu juga dijelaskan mengenai beberapa kegiatan yang dijalankan seperti proses likuidasi BPR dan pembentukan BPRS.

“Dalam proses likuidasi BKK Klaten dan BKK Pringsurat itu, dibutuhkan anggaran untuk membentuk Tim Likuidasi dan caretaker dalam pengadministrasiannya,” kata Agus.

Mendengarnya, Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Budiyono meminta agar anggaran yang dibutuhkan selama proses likuidasi harus jelas. Dengan begitu, Biro Perekonomian menentukan target penyelesaian likuidasi tersebut.

“Jadi ada targetnya sehingga proses likuidasi itu tidak berlarut-larut. Dari situ, anggaran yang dikeluarkan pun dapat tepat sasaran sesuai targetnya,” pesan Budiyono.

Kemudian, Bambang mempersilahkan Bank Jateng untuk memaparkan laporan kinerja dan rencana kerjanya. Dalam laporannya, Direktur Digital & Consumer Bank Jateng Eko Tri Prasetyo menjelaskan sejumlah hal seperti realisasi dan target kinerja, modal & deviden, dan strategi pasar.

PERBAIKI BIMA

Dari penjelasan Bank Jateng itu, Anggota Komisi C Catur Agus Saptono menanggapi soal digitalisasi. Dalam hal ini, ia meminta Bank Jateng lebih concern terhadap m-Banking. Pasalnya, selama ini m-Banking ‘Bima’ masih dikeluhkan masyarakat, terutama mengenai fitur mutasi rekening.

“Sekarang digitalisasi harus diperhatikan perbankan. Untuk Bank Jateng, aplikasi ‘Bima’ perlu diperhatikan lagi agar lebih mampu memudahkan nasabah,” tegas Catur.

Terkait penyaluran kredit, Anggota Komisi C Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan berpesan agar Bank Jateng lebih gencar menyalurkan KUR. Hal itu mengingat persentase penyalurannya masih sangat rendah yakni sekitar 30% dari angka sekitar Rp 7 triliun.

“Ini PR bagi Bank Jateng agar lebih didorong lagi KUR nya karena itu sangat bermanfaat bagi masyarakat,” pintanya.

Sebagai informasi, rapat RKPD 2025 di Komisi C pada Jumat (20/6/2025) dihadiri OPD dan BUMD. Diantaranya Biro Perekonomian, Biro Hukum, Bapenda, Bappeda, BPKAD, Disnakertrans, dan Biro Adm. Pembangunan Daerah. Dari BUMD hadir Bank Jateng, BPR BKK Jateng, Forum BPR BKK se-Jateng, Jamkrida, Askrida, Tirta Utama, PRPP, KIW, SPJT, JPEN, dan JTAB. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • POPDA 2023 Dibuka, Gubernur Resmikan Kawasan Stadion Jatidiri

    SEMARANG – Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid dan anggota Ahmad Ridwan menghadiri acara pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2023 di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa (20/6/2023). Dalam acara tersebut turut hadir pula Walikota Semarang dan Forkopimda Jawa Tengah. Dalam Kesempatan tersebut Gubernur Ganjar Pranowo membuka Popda sekaligus meresmikan kawasan olahraga Jatidiri.

  • DPRD Dukung Produksi Madu Klanceng Banjarnegara

    BANJARNGARA – Pemerintah terus melaksanakan program pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19. Seperti terlihat saat kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono, yang menyerahkan bantuan kepada Kelompok Tani ‘Guyub Rukun’ Dukuh Bogohan Desa Rakitan Kecamatan Madukara Kabupaten Banjarnegara, Kamis (19/5/2022), klutukan (kotak) sarang lebah madu klanceng.

  • SOSIALISASI NON-PERDA: Nasionalisme Jangan Jadi Komoditas Politik

    PURWOREJO – Wakil Ketua DPRD Jateng Heri Pudyatmoko mengungkapkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini isu nasionalisme kembali menguat. Isu-isu seputar suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) memantik nasionalisme masyarakat Indonesia. Sering kali nasionalisme digaung-gaungkan, namun acap kali pula nasionalisme hilang.

  • Perusahaan di Kota Tegal Serap 30% Pekerja Lokal

    TENAGA KERJA. Abdul Hamid bersama Deddy Yon Supriyono dalam pertemuan yang membahas ketenagakerjaan, di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Setda Kota Tegal, Jumat (21/1/2022). (foto bintari setiawati) TEGAL – Guna menekan pengangguran, Pemkot Tegal meminta semua investor atau perusahaan yang akan berdiri untuk…

  • Hoaks di UU Cipta Kerja Harus Diluruskan

    SEMARANG – Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto mengikuti rapat koordinasi sinergitas kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan regulasi omnibus law, di ruang rapat Gubernur, Rabu (13/10/2020). Selain Bambang, turut hadir Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono, Sukirman, serta Forkopimda Jawa Tengah.