Sumanto Dukung Revitalisasi Bendungan Selokaton

WhatsApp Image 2024 10 30 at 14.14.13 (1)

TURUN LAPANGAN : Ketua DPRD Sumanto mengecek turun lapangan lokasi Bendungan Selokaton yang bakal direvitalisasi.(foto: azam addin)

KARANGANYAR – Pengelolaan sistem pengaliran di Jawa Tengah diharapkan bisa mewujudkan mimpi sebagai lumbung pangan nasional. Hal Tersebut disampaikan Ketua DPRD Jateng Sumanto saat meninjau langsung Bendungan di Selokaton, Karanganyar, Selasa (29/10/2024).

“Bendungan Selokaton ini ada sejak zaman Belanda, sudah ada pendangkalan dan ini sedang dikeruk. Aspirasi dari masyarakat, bendungan ini ditata yang fungsinya bisa mengaliri pertanian, untuk meningkatkan potensi pertanian sehingga bisa mendukung swasembada pangan,” ungkap politikus PDI Perjuangan itu.

Tahun depan akan konsinyasi kembali difungsikannya Bendungan Selokaton. Sumanto mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung rencana ini.

“Ini embung yang ada zaman mbah-mbah untuk pengairan, dan sekarang sudah banyak pendangkalan. Perlu revitalisasi kembali, Tahun depan kita tata bersama-sama,” Jelasnya

Bersama dengan perangkat Desa Selokaton, Sumanto meninjau langsung kondisi terkini dari bendungan Selokaton. Pada tahun 2024, Pemerintah Provinsi melalui Pemerintah kabupaten dan Pemerintah Desa memulai dengan normalisasi dan pengerukan sedimen di Bendung Pancuran, Desa Selokaton tersebut.

Peninjauan lokasi Bendungan dilakukan usai adanya dialog Sumanto dengan warga warga Desa Selokaton di Kantor Desa Selokaton Gondangrejo Karanganyar.(azam/priyanto)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.