TPH Masaran Sragen Perkuat Fungsi Sosial

IMG 20240222 WA0045

KEBUN BENIH. Komisi B DPRD Provinsi Jateng saat berdiskusi di Kebun Benih TPH Masaran Kabupaten Sragen, Jumat (21/2/2023). (foto mentari amanda)

SRAGEN – Dalam kegiatan monitoring, Komisi B DPRD Provinsi Jateng mendatangi salah satu kebun benih yakni Kebun Benih Tanaman Pangan & Hortikultura (TPH) Masaran Kabupaten Sragen, Rabu (21/2/2024). Saat berdiskusi, Sub Koordinator Benih Tanaman Pangan & Hortikuktura Wilayah Surakarta Agus Rustriyarto mengaku selama ini kinerja kebun benih mampu melaksanakan fungsi sosial kepada masyarakat sekitar

“Disini, luas kebun 6 hektare dan sebagian besar untuk fungsi sosial seperti adanya bagi hasil untuk masyarakat. Ada juga ponpes yang ingin belajar. Selain itu, disini juga memproduksi pupuk organik. Hanya saja kendalanya lebih ke sarpras (sarana dan prasarana) fasilitas gudang dan peralatan banyak yang rusak seperti saluran irigasi, perontok padi, dan elektrik sprayer,” ungkapnya.

Mendengarnya, Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sarno mengaku sangat apresiasi kinerja TPH Masaran. Karena, hingga tahun ini penerimaan pendapatannya sudah cukup baik.

“Memang, kurangnya fasilitas sarpras perlu dibenahi, mengingat kebun benih melaksanakan fungsi sosial,” kata Sarno.

Senada, Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sri Maryuni mengatakan pendapatannya selama kurun 2020-2023 dari jumlah target ke realisasi selalu meningkat dari tahun ke tahun. “Semoga pada 2024 ini realisasi juga mengalami peningkatan, bukan penurunan dari target PAD nya,” harap Sri.

Sementara, Anggota Komisi B Yusuf Hidayat lebih menyoroti soal kualitas produksi. Ia menilai kualitas pupuk agar dapat menghasilkan hasil panen yang berkualitas perlu dijaga. 

“Untuk itu, sebaiknya kita perlu juga mengadakan sosialisasi tentang benih kepada para petani,” saran Yusuf. (mentari/ariel)

Berita Terkait

  • PG Mojo Sragen Ubah Limbah Jadi Organik

    SRAGEN – Dalam rangka penyusunan Raperda Perubahan atas Perda Nomor 20 Tahun 2003 tentang Pengelolaan Kualitas Air & Pengendalian Pencemaran Air Lintas Kabupaten/ Kota, Komisi D DPRD Provinsi Jateng memantau proses pengolahan air limbah di Pabrik Gula (PG) Mojo Kabupaten Sragen, Jumat (4/2/2022).

  • Tambang Pasir di Brebes Picu Gerusan di Tebing Sungai

    BREBES – Komisi D DPRD Jateng meninjau proyek perkuatan tebing anak Sungai Pemali di Desa Tanggeran Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, Senin (13/5/2019), yang telah selesai dikerjakan. Dari hasil pantauan, Dewan masih melihat adanya penambangan pasir di sungai tersebut yang bisa menggerus tebingnya.

  • PANTAU PANTI: Bangun Jejaring untuk Pengembangan Panti Sosial

    SURAKARTA – Dalam acara ‘Sosialisasi Pemenuhan Kebutuhan Dasar PMKS Terlantar dalam Panti 2021’ di Panti Pelayanan Sosial Wanita ‘Wanodyatama’ Kota Surakarta, Sabtu (27/2/2021), optimalisasi panti menjadi persoalan utama yang diperbincangkan. Seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri, pengelolaan panti harus diperhatikan sehingga pelayanannya bisa optimal.

  • Cakupan Sub PIN Polio Ditargetkan 95 Persen

    KARANGANYAR – Pada Desember 2023 dan Januari 2024, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengonfirmasi temuan kasus poliomyelitis di Klaten. Agar Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio tidak menyebar di wilayah tersebut, maka Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaksanakan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran pertama secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.