MEDIA TRADISIONAL : Kesenian Ebeg Banyumasan Harus Dilestarikan

Mbah kung

Mochamad Ichwan. (foto teguh prasetyo)

PURBALINGGA – Anggota Komisi D DPRD Jateng Mochamad Ichwan mengajak masyarakat untuk terus melestarikan kesenian Ebeg. Kesenian yang merupakan seni budaya yang berasal dari Jawa-Banyumasan ini merupakan aset bangsa yang perlu terus dilestarikan. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Sosialisasi Kebijakan melalui Media Tradisional yang diselenggarakan di Lapangan Desa Karangaren, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, belum lama ini.

“Kesenian Ebeg berkembang di daerah Jawa Tengah khususnya wilayah Banyumas, Purbalingga, Cilacap, dan Kebumen. Kesenian Ebeg termasuk dalam seni tari tradisional yang bercerita tentang ksatria yang berlatih perang. Kesenian ini telah berkembang sejak meletusnya perang diponegoro,” jelasnya.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Jateng itu menambahkan, Ebeg tidak menceritakan tokoh atau pengaruh agama tertentu. Lagu-lagu justru banyak menceritakan kehidupan masyarakat tradisional, terkadang berupa pantun dan wejangan. Lagu sepanjang pentas hampir semua menggunakan Bahasa Jawa Banyumasan dengan khas logat ngapak.

“Di Banyumasan, kesenian Ebeg harus kita lestarikan dan jangan sampai punah,” ungkap pria asal Purbalingga itu.

Dalam acara yang dihadiri oleh ribuan penonton itu, dia mengungkapkan DPRD Jateng akan terus mendorong kelestarian budaya daerah khususnya di Kabupaten Purbalingga. Dengan terjaganya budaya bangsa tersebut, sehingga anak cucu kita ke depan akan terus menikmati warisan nenek moyang tersebut dan terjaga dari gempuran budaya asing. 

“Dalam rangka nguri-uri budaya jawa tengah, kami akan menyelenggarakan kegiatan semacam ini sebulan sekali,” tandasnya.(teguh/priyanto

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan