MEDIA TRADISIONAL: Pemberdayaan Kesenian Tradisional untuk Keselestarian Budaya Bangsa

WhatsApp Image 2023 02 13 at 11.23.40

KUDA KEPANG: Pertunjukkan kuda kepang ebeg di gelar di Kantor Desa Pepedan, Kecamatan Tonjong. Pada kesempatan itu anggota DPRD Jateng M Iskhak turut menjadi narasumber.(foto: ervan ramayudha)

BREBES – Dialog Media Tradisional (Metra) menampilkan kesenian kuda kepang ebeg. Acara yang digelar Sabtu (11/2/2023), di halaman Kantor Desa Pepedan, Kecamatan Tonjong. Pada kesempatan itu anggota DPRD Jateng M Iskhak berkesempatan menjadi narasumber untuk membahas perkembangan kesenian tradisional di Brebes. Turut menjadi narasumber lainnya Hasanudin selaku tokoh masyarakat Desa Pepedan, dan Mahnuri (Ketua Paguyuban Seni Kuda Kepang Ebeg). Saat digelar pertunjukkan kuda kepang, animo masyarakat datang ke lokasi sangat tinggi.

Dalam dialog itu M. Ishak mengatakan, pertunjukan seni tradisonal Jawa yaitu suatu hasil karya seni yang disajikan dengan latar belakang tradisi Jawa. Di era saat ini yang mana adanya perkembangan tekhnologi yang begitu cepat otomatis budaya Bangsa Indonesia perlahan akan tersingkirkan dan ini lah menjadi tugas kita bersama dalam menjaga melestarikan seni kebudayaan bangsa kita.

“Mudah-mudahan di Desa Pepedan bisa terus melestarikan dan menjaga kesenian asli daerah agar tidak hilang. Salah satu kekuatan bangsa Indonesia ada di kebudayaan dan kita sadar betul bahwa Bangsa Indonesia dihimpit oleh kebudayaan asing yang masuk ke Bangsa Indonesia,” ucap anggota Komisi D itu.  

Iskhak menambahkan, kekuatan budaya bisa mampu mengikat hati masyarakat. Terbukti, bila ada warga yang merantau ke luar daerah, tentu pada saat tertentu mereka akan pulang kampung hanya untuk melihat budaya daerah.(ervan/priyanto)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.