RAPAT PARIPURNA: Pemandangan Umum Fraksi terhadap RAPBD 2023

Screenshot 20221123

PIMPIN RAPAT. Ferry Wawan Cahyono didampingi Sukirman dan dihadiri Taj Yasin membuka rapat paripurna, Rabu (23/11/2022). (foto teguh prasetyo)

GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Rabu (23/11/2022), agenda yang dibahas yakni pemandangan umum fraksi terhadap Nota Keuangan RAPBD 2023. Agenda kedua, laporan reses masa persidangan pertama Tahun Sidang 2022-2023.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono didampingi Wakil Ketua DPRD Sukirman mempersilahkan masing-masing fraksi untuk membacakan pemandangan umumnya. Dimulai dari Fraksi PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, Golkar, PKS, PPP, PAN, dan Partai Demokrat.

“Karena nanti langsung ditanggapi gubernur, maka seyogyanya pemandangan umum fraksi juga dibacakan. Dipersilahkan masing-masing fraksi untuk membacakan poin-poin pemandangan umumnya terhadap RAPBD 2023,” kata Ferry.

Usai seluruh fraksi membacakan pemandangan umumnya sekaligus menyerahkan laporan reses, Wagub Jateng Taj Yasin dipersilahkan membacakan tanggapan gubernur. Dihadapan Anggota Dewan, Taj Yasin menjelaskan beberapa hal, salah satunya persoalan di sektor ekonomi. (ayuutami/ariel)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan