Komisi D Ingin Renovasi Terminal Penggung Lebih Maksimal

WhatsApp Image 2022 10 13 at 18.54.18

TINJAU LAPANGAN: Jajaran Komisi D meninjau renovasi Terminal Tipe B Penggung, Boyolali.(foto: rafdan raharjo)

BOYOLALI – Komisi D Provinsi Jawa Tengah meninjau renovasi Terminal Tipe B Penggung, Boyolali, Kamis (13/10/2022). Dalam pemantauan tersebut, dewan melihat masih banyak kekurangan terutama pada sarana dan prasarana seperti saluran air, ruang kantor dan eternit serta ada beberapa atap yang masih bocor. Diminta renovasi bisa lebih maksimal.  

Ketua Komisi D Alwin Basri menyatakan, meski hanya perbaikan setidaknya bisa menjadikan terminal tersebut nyaman bagi calon penumpang. Ia juga meminta kepada kepala terminal supaya perlu ada koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota secara maksimal untuk mengoptimalkan fungsi terminal.

“Tentu kami berharap adanya kesinambungan antara provinsi dan kabupaten kota untuk merawat terminal ini agar lebih ramai lagi,” tegas Alwin.

Sementara, Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso menekankan pada pengoptimalan sarana pendukung. Selain itu ia turut menekankan ada inovasi supaya masyarakat bisa lebih tertarik ke terminal.

“Jika melihat kondisi ini perlu adanya penambahan seperti wifi untuk para penunggu dan juga nantinya ada tempat untuk driver online bisa menunggu di terminal. Sehingga terminal ini tampak ramai dan lebih terawat”, ungkap Hadi.

Renovasi Terminal Tipe B Penggung dialokasikan anggaran sebesar Rp 200 juta untuk perbaikan drainase, atap dan ruang kantor. (rafdan/priyanto)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.