Peningkatan Jalan Ruas Boyolali-Klaten Terus Dikebut

WhatsApp Image 2022 09 01 at 17.51.13

TINJAU JALAN: Jajaran Komisi D meninjau peningkatan infrastruktur ruas jalan provinsi, salah satunya perbatasan Boyolali-Klaten.(foto: setyo herlambang)

BOYOLALI – Komisi D DPRD Jateng memantau program peningkatan infrastruktur ruas jalan provinsi, salah satunya perbatasan Boyolali-Klaten, Selasa (30/8/2022). Ketua Komisi D Alwin Basri mengharapkan program pelebaran jalan dapat selesai sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan. Terlebih, dengan ruas jalan Boyolali-Klaten merupakan jalur padat kerap dilalui kendaraan setiap harinya termasuk truk ukuran kecil dan minibus.

“Pelebaran jalan bentuk dari peningkatan infrastruktur, maka pengerjaan harus selesai tenggat waktu yang diberikan pemerintah. Terlebih lalu lintas daerah ini, ramai dan padat kendaraan lalu lalang baik arah Boyolali ke Klaten maupun sebaliknya. Peningkatan proyek infrastruktur ini terus saya kebut sampai akhir tahun nanti, ” ujar politikus PDIP.

Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Surakarta Iwan Budianto menjelaskan pelebaran ruas jalan tersebut berada di Jalan Jatinom dalam proses pelaksanaan. “Proses peningkatan ruas jalan Jatinom perbatasan Boyolali-Klaten terus dikerjakan, mengingat arus kendaraan begitu padat. Saat ini, terlaksana pelabaran di Jalan Perintis Kemerdaan dalam proses pelebaran lewat pengaspalan dengan panjang 100 meter pada sisi kanan jalan,” tanggap dia.(tyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.