MEDIA TRADISIONAL: Inovasi Jangan Rusak Kekhasan Seni

WhatsApp Image 2022 08 28 at 10.38.36

GELARAN KESENIAN: Anggota DPRD Jateng Danie BT menjadi narasumber dalam gelaran kesenian Metra di Kota Semarang.(foto: hini nugrahini)

SEMARANG – Dorongan berinovasi dalam berkesenian tidak bisa serta merta dijadikan alasan untuk melestarian kesenian itu. Kesenian harus memiliki kekhasan yang harus dijaga. Pandangan itu dilontarkan anggota DPRD Jateng Danie BT saat menjadi narasumber dalam pergelaran Media Tradisional : Nguri-uri Kebudayaan Jawa Tengah di Lapangan Nggarot, Kelurahan Lamper Kidul, Kota Semarang, dengan menampilkan pergelaran Tari Gambyong dan Jaran Kepang, Minggu (28/8/2022).

β€œSeperti Tari Gambyong, kekhasan lenggok, langgamnya yang asli harus dijaga. Bukan berarti mengatasnamakan pelestarian tarian, dibuat variasi-variasi. Kekhasan jadi hilang. Inovasi boleh, tapi itu bukan yang utama. Keaslian dari kesenian tetap harus dijaga,” tegasnya.

Lantas bagaimana cara melestarikannya? Anggota Komisi D itu menyebut justru dengan banyak memberi ruang atau tempat untuk berkesenian akan menjadikan nilai kesenian itu bertambah. Ia pun mengapresiasi dari acara Media Tradisional yang digarap Bagian Humas Sekretariat DPRD Jateng.

Selanjutnya Daniel Hakiki selaku Ketua FK Metra Jateng menyatakan pihaknya siap membantu sosialisasi pengembangan kegiatan berkesenian. Peran pemerintah dan DPRD untuk melestarikan sebuah kesenian daerah.

Selaku Ketua Kajian Media dan Kebudayaan Teguh Hadi Prayitno menegaskan, negara ini sudah ada kemajuan kebuadayaan kesenian tradisional. Supaya kesenian tradisional dapat terkenal di masyarakat yaitu disebarluaskan melalui media. Ini menjadi salah satu faktor penting supaya kesenian tradisional tetap hidup dan lestari.(anif/priyanto)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak β€” mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan