ASEAN PARA GAMES XI: Surakarta Mampu Jadi Tuan Rumah Acara Internasional

WhatsApp Image 2022 08 07 at 13.04.07

Quatly Abdulkadir Alkatiri. (foto ashar alhadi)

SURAKARTA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri mengaku bangga atas keberhasilan penyelenggaraan Asean Para Games ke-11 yang dipusatkan di Kota Surakarta. Bahkan, saat Closing Ceremony atau upacara penutupan di Stadion Manahan, Sabtu (6/8/2022), ia juga bangga dengan kemegahan yang ditampilkan pada acara yang ditutup langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

Baginya, keberhasilan Kota Surakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan event olahraga penyandang disabilitas tingkat Asia Tenggara bisa memantik kabupaten/ kota di Jateng bisa turut menyelenggarakan acara, meski hanya tingkat lokal. 

Pada acara penutupan itu, hadir mendampingi presiden, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi bangga Asean Para Games 2022 dilaksanakan dengan lancar dan baik di Indonesia. Terlebih, Indonesia menjadi juara umum.

“Terima kasih atas partisipasi 1.248 atlet dari negara-negara Asia Tenggara, Solidaritas antarbangsa Asean yang ditunjukkan oleh para atlet akan menjadi kekuatan besar bagi Asean dan bagi penyandang disabilitas. Terima kasih kepada seluruh delegasi dari seluruh negara terutama para atlet yang telah menujukkan sportivitas persaudaraanya,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Sebagai informasi, kontingen Merah Putih telah mengumpulkan sebanyak 171 emas, 138 perak, dan 110 perunggu dengan total 419 keping medali. Artinya, para atlet Indonesia bisa dipastikan telah melewati target awal yakni sebanyak 104 medali emas saja. 

Terkait hal itu, Menpora Zainudin Amali pun mengaku tidak kaget. Karena, sejumlah cabang olahraga mampu melewati batasan target yang sebelumnya dicanangkan. (azhar/priyanto)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.