Fasilitas BRT Sumberlawang-Tirtonadi Masih Minim

20220704171005 IMG

PANTAU BRT. Komisi D DPRD Provinsi Jateng memantau pelayanan dan operasional BRT Koridor Sumberlawang-Tirtonadi di Terminal Sumberlawang Kabupaten Sragen, Senin (4/6/2022). (foto rafdan rahinniya) 

SRAGEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng berharap pelayanan dan operasional BRT Koridor Sumberlawang-Tirtonadi dapat berjalan lebih baik lagi. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Hadi Santoso, saat memimpin rombongannya memantau operasional BRT di halte Terminal Sumberlawang Kabupaten Sragen, Senin (4/6/2022).

Pada kesempatan itu, Hadi juga mengatakan operasional BRT harus lebih baik lagi karena pihaknya melihat kondisi sarana dan prasarana BRT Koridor Sumberlawang-Tirtonadi masih minim. Kondisi itu harusnya dapat diimbagi dengan jumlah armada yang kini sudah tercukupi.

“Jika dilihat dari jumlah armada sudah cukup yaitu 14 armada. Akan tetapi, untuk sarana dan prasarana disini itu masih memprihatinkan yakni hanya ada 3 halte besar permanen dan kita masih butuh 47 halte sama 26 rambu,” kata Hadi.

Ia juga menambahkan pengguna BRT kini sudah banyak. Untuk itu, ia berharap adanya media dan alat transportasi tambahan.

“Saya lihat disini merupakan jalur transportasi dan saya kira ini masyarakat sudah mulai sering naik BRT, khususnya pelajar. Agar masyarakat lebih minat naik BRT, saya kira harus diadakan sosialisasi dan juga penambahan feeder sebagai alat untuk mengantar ke halte,” ucapnya.

Senada, Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng Wahyudin Noor Aly mengungkapkan bahwa kondisi BRT Trans Jateng sudah cukup memadai. “Selain itu, tarifnya relatif murah yakni sebesar Rp 4.000,” kata Goyud, sapaan akrabnya. (rafdan/ariel)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan