Komisi C Tindaklanjuti LHP BPK soal Samsat Online

20220701143554 IMG

BICARA PAJAK. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Bapenda Provinsi Jateng di UPPD Sragen, Jumat (1/7/2022), membahas soal LHP BPK. (foto cahya dwi prabowo)

SRAGEN – Dalam upaya menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK mengenai belum optimalnya aplikasi Samsat Online, Komisi C DPRD Provinsi Jateng menggelar diskusi bersama Bapenda di Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Sragen, Jumat (1/7/2022). Diskusi itu juga menghadirkan Inspektorat Provinsi Jateng.

Saat berdiskusi, Kabid Evaluasi & Pembinaan Bapenda Provinsi Jateng Suratno mengakui soal belum optimalnya aplikasi Samsat Online. Hal itu lebih dikarenakan data-data kendaraan yang belum valid sehingga menyebabkan tingginya angka piutang pajak daerah.

“Kami akan berusaha memperbaikinya, khususnya persoalan data-data tersebut,” kata Suratno.

Menanggapinya, Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Sriyanto Saputro meminta soal validasi data dan piutang perlu diperhatikan serius. Karena, dengan data yang valid, maka data-data piutang akan lebih jelas.

“Kami meminta adanya validasi data karena sangat terkait dengan piutang pajak,” kata Sriyanto.

Pihaknya juga mendorong agar upaya penagihan secara door to door lebih ditingkatkan. Dengan begitu, penagihan piutang dapat dilakukan dengan cepat.

“Perlu diteruskan lagi upaya door to door agar penagihannya bisa lancar. Kami tetap memperhatikan serius LHP BPK tersebut,” tandasnya. 

Senada, Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Agung Budi Margono menegaskan perlunya upaya yang lebih keras dalam penagihan piutang tersebut. “Ini persoalan klasik karena setiap tahun selalu muncul dan semakin banyak. Saat ini bapenda perlu difasilitasi agar ada petugas yang khusus ngurusi piutang itu,” tegas Agung. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • RAPAT KERJA: Jaga Ketersediaan Stok Pangan

    SEMARANG – Komisi B DPRD Jateng melanjutkan Dialog Eksekutif – Legislatif hari kedua dengan OPD mitra kerja membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, Jumat (20/6/2025). Sebagai informasi, ada 5 OPD yang mengikuti pembahasan rapat pada hari ketiga itu. Diantaranya Dinhanpan, Dinlutkan, Biro Isda, Biro Perekonomian, dan BPKAD.

  • Temanggung Perlu Deteksi Dini Kebencanaan

    TEMANGGUNG – Temanggung termasuk salah satu daerah rawan bencana di Provinsi Jawa Tengah. Untuk itu, Komisi E DPRD Jateng melakukan pengawasan ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat guna mengetahui kesiapan pencegahan maupun penanganan kebencanaan.

  • Potensial, Pemilih Pemula di Wonosobo

    WONOSOBO – Tingkat partisipasi pemilih pemula menjadi acuan khusus peningkatan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebagai bentuk pendidikan demokrasi. Untuk itu, semua jajaran KPU harus mempersiapkan tahapan pemilu berjalan dengan baik termasuk sosialisasi ke semua lapisan masyarakat.

  • Komisi E Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Specta

    PEMBUKAAN : Penjabat Gubernur Nana Sudjana bersama stakeholder termasuk Komisi E DPRD Jateng hadir dalam Sport Tourism Event (Specta) Jateng Open Tennis Tournament 2024 dalam acara Grand Final yang digelar di Lapangan Tenis Jatidiri.(foto: choirul amin) SEMARANG – Ketua Komisi…

  • Proyek Jalan Semarang-Godong Dipercepat

    GROBOGAN – Komisi D DPRD Jateng kembali meninjau percepatan pembangunan infrastruktur jalan, terutama jalan provinsi yang menghubungkan kabupaten kota. Kali ini, peninjauan dilakukan ke proyek peningkatan jalan di ruas Semarang-Godong Kabupaten Grobogan, Selasa (7/8/2019).